Jumat, 30 April 2010

SATU RUMAH HANGUS TERBAKAR

Ditinggal Menggaleh,
1 Unit Rumah Di Lahap Si Jago Merah
SELATPANJANG –Jum’at (30/4) sekitar pukul 15.00 Wib warga di sekitaran jalan kelapa gading kelurahan selatpanjang timur kecamatan tebing tinggi dikejutkan oleh kobaran api yang melahap bangunan dan isi rumah milik Salimar (40 thn) yang keseharianya berpropesi sebagai pedagang di pelabuhan tanjung harapan/Pelindo
Sardi satu diantara puluhan warga yang menjadi saksi mata pertama terjadinya kobaran sore itu, kepada wartawan ini di tempat kejadian perkara mengungkapkan, tidak banyak harta benda yang berhasil diselamatkan, karena saat diketahui terjadinya kebakaran, kobaran api terlihat sudah sangat besar di bagian plafon atas rumah. Api itu diduga bermula dari kamar kedua yang besebelahan dengan ruang tamu rumah batu tersebut.

“Kami sadar rumah ini terbakar sekitar pukul tiga tadi, untung saja nenek mariam dan ardi anak bang salimar, bisa cepat menyelamatkan diri dari rumah yang sudah terbakar. Sedangkan bang salimar dan isterinya saat ini sedang shok dengan kejadian ini,” kata sardi di dampingi hamdan sepupu korban

Posisi rumah permanen berukuran besar yang menjadi amukan sijago merah itu sulit dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran dari kesatuan bangsak politik dan perlindungan masyarakat(kesbangpollinmas)meranti,Mengingat kondisi jalan kelapa gading sendiri sangar sempit dan banyak lubang,segingga kendaraan pemadam tidak mampu menjangkau lokasi rumah yang terbakar,

“Mobil kebakaran kesulitan mendekat ke lokasi, karena kondisi jalan yang sempit, terpaksa kami masuk lewat jalan sebelah, yang jaraknya sekitar 150 meter, dan memadamkan api dengan selang air yang panjang,” kata Kholiqdin SH, anggota Pemadam Kebakaran di TKP.

Dikatakannya lagi, informasi kebakaran itu diterimanya dari Kasubbag TU Kantor Kesbangpolinmas Meranti, Syafruddin, “Api sangat cepat menghabiskan bangunan rumah, sehingga saat kami sampai di TKP, kondisi bagian depan rumah sudah rata dengan tanah,” ungkapnya.

Saat pemadaman api berlangsung, sejumlah aparat kepolisian Polsek Tebing Tinggi berpakaian dinas dan berpakaian preman, tampak mengamankan lokasi dan situasi sekitar tempat kebakaran. Beberapa saat kemudian, Garis Polisi langsung dibentangkan di sekeliling bangunan rumah korban,

Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suratman didampingi Kanit Intelkam AIPTU Edi Purnomo di TKP kepada Metro Riau mengatakan, pihaknya belum dapat memberikan kesimpulan tentang penyebab kebakaran itu,

“Sementara kita amankan dulu kondisi TKP. Tentang penyebab belum dapat disimpulkan, karena masih kita lakukaan penyelidikan dan pengumpulan keterangan saksi,” singkat Kapolsek.

*Dianggap Tak Beri Contoh Baik
Lelang Iklan Media di Diskominfo PDE Riau Dipertanyakan

SELATPANJANG – Proses lelang iklan media di Diskominfo PDE Provinsi Riau dipertanyakan banyak kalangan di Selatpanjang. Soalnya, Media Riau yang dimenangkan panitia lelang, dinilai sama sekali tidak eksis. Karena, sudah hampir satu tahun tidak beredar di Ibu kota Kabupaten Kepulauan Meranti itu.

Seperti halnya Norkholis, salah seorang rekanan kontraktor yang berdomisili di selatpanjang ini, sempat bertanya dengan sejumlah wartawan Koran harian di selatpanjang, tentang keberadaan Media Riau di Kabupaten Kepulauan Meranti, termasuk menanyakan keberadaan wartawan Koran tersebut di daerah kepulauan meranti,

Mulanya, Norkholis menyangka Media Riau adalah Koran yang baru terbit di Riau. Sebab, selama ini ia mengaku tidak pernah membaca Koran itu di selatpanjang. Ia baru mengetahui dari mantan wartawan koran tersebut, bahwa Media Riau pernah beredar di selatpanjang, namun sudah hampir satu tahun tidak beredar lagi di kota sagu itu.

“Saya heran saja, kok bisa Koran itu dimenangkan pada lelang iklan media di Diskominfo PDE Riau, padahal tidak beredar di setiap kabupaten/kota. Kita (rekanan, red) di selatpanjang kan juga butuh informasi iklan-iklan tender atau lelang itu. Kalau tidak terbit dan tidak beredar disini, sama juga bohong,” kata Norkholis.

Norkholis juga mempertanyakan proses lelang oleh panitia lelang Diskominfo PDE Riau, dimana diketahui Koran Harian Media Riau itu, dinilai tidak memenuhi syarat untuk mengikuti lelang tersebut, karena diketahui tidak terbit cetak selama satu bulan, hingga jadwal pembukaan sampul lelang,

“Kalau tidak memenuhi syarat, mengapa bisa dimenangkan, mestinya Koran yang menjadi mitra pemprov itu terbit dan beredar di semua kabupaten dan kota se Riau,” pungkasnya.

Ditambahkannya, permasalahan ini merupakan bentuk contoh yang tidak baik dari panitia lelang Diskominfo PDE Riau. Dimana, mestinya pelaksanaan lelang proyek apa pun di lingkungan pemerintahan, hendaknya dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku pada jenis lelang tersebut,

“Saya nilai ini sebagai contoh tidak baik dan sangat memalukan. Apalagi hal itu dilakukan terhadap kalangan media massa,” sebutnya.

Kamis, 08 April 2010

seluruh meranti akan terang.mei pltu 2 t akan di mulai pembangunanya

Mei, PLTU Rp2 T Dibangun di Meranti
SELATPANJANG- Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya berada di pulau Tebingtinggi. Mulai Mei mendatang, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 2x7 Megawatt (Mw), dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp2 Triliun.
Jelang pembangunan pembangkit dengan sumber batubara tersebut, Kamis (8/4), pihak PLN bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kep Meranti melakukan peninjauan lokasi tempat dibangunnya pembangkit di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Rencananya, pembangkit akan dibangun di atas lahan seluas 11 hektar yang disediakan oleh Pemkab.
Dari PLN, survey langsung dilakukan oleh General Manager PT PLN (Persero) Pembangkitan Regional Sumatera Chairuddin Matondang dan Manager Awaluddin, serta PLN Cabang Meranti. Sementara Pemkab Meranti dihadiri Asisten I Setdakab Fatur Rachman, Camat Tebingtinggi Barat, Kepala Desa dan lainnya.
Kepada pers, GM PLN Sumatera Chairudin Matondang menyebutkan, peninjauan lokasi tersebut sebagai salah satu upaya persiapan PLN memulai pekerjaan pembangunan pembangkit. Setelah melihat lokasi, diperkirakan pada Mei mendatang pihaknya akan memulai pekerjaan pembangunan.
‘’Seharusnya pembangkit ini memang sudah dibangun tahun lalu. Namun karena ada kendala pada pendanaan, terpaksa ditunda tahun ini,’’ ujar Chairudin. Sumber pendanaan pembangunan pembangkit ini, PLN menggandeng dua bank, yakni Bank Rakyat Indonesia dan Bank Central Asia. Diperkirakan, pada 2012 mendatang, pembangunan pembangkit tuntas dilakukan dan secara otomatis pula pembangkit bisa mulai dioperasionalkan.
Dari 2 x7 Mw ini, pembangkit bisa menghasilkan daya mampu sebesar 14 Mw. Inilah yang akan didistribusikan ke masyarakat, khususnya yang terjangkau dengan jaringan. ‘’Saat ini kebutuhan daya masyarakat di Pulau Tebingtinggi mencapai 6,5 Mw. Dengan tersedianya daya 14 Mw nanti, secara otomatis kebutuhan daya masyarakat terpenuhi. Bahkan bisa pula melayani pelanggan industri,’’jelas Chairuddin. Sementara untuk pulau-pulau lain di Meranti, juga akan diupayakan untuk pembangunan pembangkit tenaga diesel.
Terkait akan dimulainya pekerjaan pembangunan PLTU ini, penjabat Bupati Kep Meranti Drs H Syamsuar MSi melalui Asisten I Fatur Rachman menyebutkan, pihak Pemkab dan masyarakat Kep Meranti sangat menyambut baik dan berterima kasih. DIharapkan dengan pembangunan ini akan mengatasi salah satu permasalahan infrastruktur dasar masyarakat Meranti, khususnya di Tebingtinggi, yakni menyangkut ketersediaan listrik.
Pembangunan ini katanya, juga memunculkan manfaat lain bagi masyarakat Meranti, yakni terserapnya tenaga kerja lokal, mendukung tumbuh kembangnya perekonomian, tumbuhnya industri rumah tangga, industri mikro dan makro serta lainnya.


Hadapi Pemilukada
DPD KNPI Kepulauan Meranti Nyatakan Sikap Netral
SELATPANJANG.Sebagai induk organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia.Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia(DPD KNPI)wilayah kabupaten Kepulauan Meranti.Secara kelembagaan tidak akan melibatkan diri dalam berpolitik,Maupun menggunakan lembaga tempat bernaungnya organisasi kepemudaan itu ke salah satu pasangan balon bupati uang akan mengikuti pemiluikada juni nanti.
Hal ini di sampaikan ansari ketua DPD KNPI Kabupaten Kepulauan Meranti di hapadan lima perwakilan tim pemenangan masing masing pasangan balonbup peserta pemilukada,Yang di saksikan langsung oleh Agus Suliadi ketua KPUD kabupaten kepulauan meranti,Maupun anggota panwaslu.pada kamis sore (09/0p4) di kantornya jalan ahmad yani kota selatpanjang.
Karena tahapan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten kepulauan meranti yang akan di laksanakan pada juni nanti semakin dekat,Guna menghindarkan adanya tudingan miring terhadap kepengurusan DPD KNPI kabupaten kepulauan meranti,Maka kita menyampaikan kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pemilukada,Sesuai aturan anggaran dasar rumah tangga KNPI akan bersikap netral dalam perhelatan politik,Sebab induk organisasi kepemudaan ini di lahirkan untuk mengakomodir kepentingan para kaula muda,dalam menyampaikan aspirasi maupun melibatkan diri dalam mengisi pembangunan.
Lanjur Ansari yang biasa di sapa Adek fatah.Pernyataan sikap netral dalam pelaksanaan pemilukada meranti ini.hendaknya di maklumi oleh semua komponen masyarakat,Sebab hal ini sudah di atur dalam anggaran dasar KNPI.Namun demikian karena pengurus maupun masing masing anggota ada yang berlatar belakang dari anggota maupun pengurus partai.hal itu tidak ada larangan jika nantinya mereka terlibat berpolitik.asal jangan menggunakan atribut organisasi.
Selanjutnya.Ansari yang sebelumnya pernah menjabat sebagai ketua PK KNPI Kecamatan tebing tinggi itu.Pihaknya menghimbau khsusnyua kepada pengurus DPD,maupun pengurus PK KNPI yang berada di lima kecamatan se kabupaten kepulauan meranti,Agar turut dalam mensukseskan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati di kabupaten paling bungsi di propinsi riau ini.

Kami himbau juga kepada seluruh pengurus KNPI yang ada di wilayah kabupaten kepulauan meranti.Agar berpartisipasi dalam mensukseskan pemilukada yang pertama kali di gelar di daerah ini,di samping itu,kami berharap semua pihak, melakukan hal yang sama.

Untuk pelaksanaan pemungutan suara.apakah bisa di lakukan di gedung pemerintah, atau fasilitas pemerintah,saran buat knpi,apa pun usualan, tolong knpi dalam pemilukada harus menjalankan ad/art.meskipun ada usulanbun usulan yang meminta knpi.melibatkan diri yang berdalih turut mensukseskan pemilukada
Sementara agus suliadi ketua KPUD kabupaten Kepulauan Meranti dalam sambutanya sangat mendukung pernyataan sikap ketua KNPI kabupaten kepulauan meranti,yang tidak akan membawa organisasi kepemudaan itu keranah polirtik,dengan menafaatkan situasi yang ada.Sikap netral KNPI dalam pemilukada saya sangat setuju,Memang itulah organisasi KNPI tidak ada kaitanya dengan perpolitikan.
Sampai saat ini.kpu masih menggunakan uang pribadi,yang sumber dananya dari berbagai pihak, dan bersif pinjaman. Namun sampai detik ini tidak ada persoalan serius yang di hadapi. Hal ini terlaksana ataas kerja sama yang baik dari semua pihak.

Rabu, 07 April 2010

masyarakat kab kep meranti.minta pasangan balonbup teken kontrak tolak perizinan pengelolaan hutan dengan modus apaujuan menghabisi isi

Jangan Ada Warga Meranti Tidak Terdaftar Sensus

SELATPANJANG-Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti Drs H Syamsuar MSi mengimbau agar masyarakat Kepulauan Meranti agar proaktif dan terlibat dalam Sensus Penduduk yang akan dilakukan serentak secara nasional pada 1-30 Mei mendatang.Dengan begitu diharapkan tak ada satupun masyarakat Kep Meranti yang tak terdaftar dan terlewatkan saat Sensus berlangsung nantinya.

''Masyarakat harus mempersiapkan diri, jangan sampai terlewatkan dan tak terdata sebagai penduduk saat Sensus berlangsung nantinya,'' ingat Syamsuar ketika dimintai komentarnya seputar akan dilangsungkannya Sensus, Rabu (7/4).

Saat ini jelang penyelenggaraan Sensus, Biro Pusat Statistik (BPS) telah melantik petugas yang akan melakukan pencacahan di setiap kabupaten/kota seluruh Indonesia. Termasuk juga Kepulauan Meranti. Sebanyak 172 petugas sensus mengikuti pelatihan selama sembilan hari di hotel trio kota selatpanjang Kecamatan Tebingtinggi, Kep Meranti.

Sensus penduduk ini kata Syamsuar, selain untuk mengetahui jumlah penduduk, juga akan mencacah tingkat kesejahteraan penduduk menyangkut penghasilan per kapita, tingkat pendidikan, komposisi penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin. Sensus penduduk ini juga akan mengumpulkan data sosial ekonomi yang penting yang secara statistik tidak akurat bila dikumpulkan melalui survei. Konsepnya defacto. Artinya, seluruh penduduk suatu wilayah didefinisikan secara factual, basisnya di mana orang tinggal di situlah dia dicatat dan lainnya.

Menurutnya, sensus ini merupakan harapan besar bagi pemerintah. Pasalnya, selain mendata penduduk secara keseluruhan, sensus juga akan mendata penduduk yang mengalami cacat. Begitu juga dengan angka buta huruf, kematian ibu melahirkan, anak putus sekolah, dan lainnya.
''Kita berharap dari Sensus ini nantinya, akan diketahui dan memperoleh gambaran komposisi penduduk Kep Meranti, termasuk penghasilan per kapita, pertumbuhan penduduk, angka kelahiran, kematian dan data-data lainnya. Karena itulah kita berharap agar petugas Sensus bisa melakukan pendataan secara valid dan benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan, bukan data rekaan dan rekayasa. Masyarakat juga kita harapkan agar memberikan data yang akurat tentang anggota keluarganya. Bila perlu datangi saja petugas Sensus terdekat bila mengetahui diri belum di cacah,'' ingat Syamsuar lagi.

Untuk diketahui, Sensus penduduk 2010 ini didanai oleh APBN 2010 sebesar Rp 3,3 Triliun. Angka itu lebih rendah dari permintaan BPS sebesar Rp 5 triliun. Sementara petugas Sensus yang direkrut melakukan pencacahan diperkirakan mencapai 700.000 orang.

Sensus 2010 ini merupakan sensus kedelapan yang pernah dilakukan. Sensus menjadi sesuatu yang penting karena jumlah penduduk berubah dari waktu ke waktu. Dari 230 juta jiwa penduduk Indonesia diperkirakan ada 4 juta mutasi tiap tahun, yang mati atau lahir.









*Resmi Jadi Peserta Kontestan Pemilukada Meranti
Tiga Pejabat Pamit Dengan Bupati


SELATPANJANG - Sehari pasca penetapan sebagai Kontestan Pemilukada yang juga telah menyampaikan surat pengunduran diri dari jabatan pemerintah. Rabu (7/4), Tiga pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, menghadap Pejabat Bupati Kepulauan Meranti untuk berpamitan.

Adapun tiga pejabat yang pamit meletakkan jabatannya itu diantaranya, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), Drs H Rosfian MM. Berikut jabatan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadinsosnaker), Drs Ismaili Fauzi Yusuf, dan Kepala Bagian Keuangan Setdakab Kepulauan Meranti, Drs Masrul Kasmy MSi,

Penunjukan pejabat baru untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan tiga Pejabat Pemkab Kepulauan Meranti itu, akan segera dilakukan. Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Syamsuar MSi mengatakan, dirinya sudah mempersiapkan nama-nama pejabat pengganti, yang dalam waktu dekat akan mengisi kekosongan jabatan itu, setelah mendapatkan persetujuan Gubernur Riau.

“Saya sudah menerima pengunduran diri tiga pejabat eselon di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, mereka berpamitan dalam rangka penetapan sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti oleh KPU, pada Pemilukada mendatang. Sementara jabatan kosong yang ditinggalkan mengundurkan diri oleh pejabat lama, akan segera kita isi. Nama-nama pejabat pengganti itu segera diajukan persetujuannya kepada Gubernur Riau,” ungkap Syamsuar.

Syamsuar mengatakan, Pemerintahan tidak boleh kosong dan fakum. Karena itu dirinya sesegera mungkin mengajukan persetujuan pejabat sementara yang kemungkinan juga akan dirangkap dari pejabat yang telah ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kepada pejabat lama, Syamsuar menyampaikan ucapan terimakasih karena telah menjalani tugas dengan sebaik mungkin dan membantu melaksanakan tugas pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti selama ini.

Bupati juga berpesan agar kepada mantan pejabat yang mencalonkan diri di Pemilukada Kepulauan Meranti, agar selama mengikuti Pemilukada senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban. Selain itu jangan pula sesama calon saling memunculkan isu miring yang bisa memancing munculnya tindakan anarkis massa pendukung, “Saya berharap calon bisa menjaga kondisi keamanan tetap kondusif,” ingatnya.

Usai acara penyerahan jabatan, tiga pejabat lama itu langsung berfoto bersama di depan Kantor Bupati Kepulauan Meranti. Suasana keakraban semakin kental, karena Bupati juga ikut berfoto bersama dengan tiga calon kepala daerah tersebut.

Selasa, 06 April 2010

BALIHO PASANGAN BALONBUP BERIRAMA DI RUSAK RANG TAK DI KENAL

Baliho Pasangan Balon Berirama Dirusak OTK

SELATPANJANG - Baliho deklarasi salah satu pasangan calon dirusak orang tak dikenal (OTK). Tak diketahui pasti apa motif di balik pengrusakan itu. Meski demikian, pihak yang merasa dirugikan tak berniat melaporkan peristiwa itu ke aparat terkait.

Dedi Putra SHi, Sekretaris DPC PPP Kepulauan Meranti, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (6/4) membenarkan adanya peristiwa pengrusakan itu. Tak diketahui pasti berapa banyak baliho yang dirusak. Namun dari informasi yang didapatnya, ada dua buah baliho yang dikoyak.

”Tak tahu berapa banyak, tapi setahu saya ada dua buah baliho deklarasi. Satu di Sungai Juling dan yang satu lagi di Gelora. Baliho itu dikoyak pinggirnya hingga jatuh ke tanah,” sebut Dedi Putra sambil menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui indikasi di balik kejadian ini.

”Dapat informasi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari. Tapi kita tidak tahu apakah ini suatu kesengajaan atau tidak. Tapi kita memang tak berniat melaporkannya. Apalagi saat ini Panwascam belum dilantik (baru dilantik Selasa tanggal 6 April 2010),” tambahnya lagi.

Anggota panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) Kabupaten Kepulauan Meranti, Iskandar SH menjelaskan, bahwa pihaknya ada mendapat informasi terkait hal itu. Hanya saja, belum ada menerima laporan secara resmi.

”Kita dapat informasinya, tapi belum dapat informasi. Lagipula kita belum survey ke lapangan. Selain itu saat ini belum ada penetapan pasangan calon, jadi belum bisa ditindak lanjuti,” katanya.

Sementara Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suratman mengatakan, jika pengrusakan itu ada kaitannya dengan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) bupati dan wakil bupati, maka seharusnya pihak Panwaslu yang melaporkan. Namun jika tidak, yang bersangkutan bisa langsung melaporkannya.

”Kita belum ada menerima laporan. Kalau sudah masuk dalam tahapan Pemilukada, pihak Panwas-lah yang melaporkannya ke kita, atau ke Gakumdu. Dan dalam Gakumdu itu ada beberapa instansi terkait yang saling berkoordinasi. Tapi jika tidak ada hubungannya dengan Pemilukada, pihak terkait bisa melaporkannya, dan akan langsung kita tindak lanjuti,” jelas Suratman.



Ratusan Kades dan BPD Meranti Ikuti Rakor

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dalam waktu dekat akan mengumpulkan ratusan Kepala Desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Ratusan Kades dan BPD tersebut, dikumpulkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) perdana di lingkup Pemkab Kepulauan Meranti, di Aula RSUD Kepulauan Meranti.

“Dalam waktu dekat kita akan mengumpulkan seluruh Kades, Lurah dan BPD. Jelang itu, saya berharap Satuan Kerja (Satker) terkait agar mempersiapkan kegiatan dengan sebaik mungkin,” ingat Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Syamsuar MSi, saat upacara pagi pegawai di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Selasa (6/4).

Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam Rakor tersebut, diantaranya menyangkut masalah-masalah yang dihadapi di setiap desa, terkait masalah pembangunan, pengelolaan keuangan desa, sosialisasi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan lainnya.

Terkait ADD ini, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Ikhwani ditemui terpisah menyebutkan, dana diperkirakan akan dicairkan pada Juni mendatang. ''Dana dicairkan per semester. Pencairan pertama diperkirakan pada pertengahan tahun ini,'' jelas Ikhwani.

Dana ADD yang pada APBD Kepulauan Meranti 2010 dialokasikan Rp 17 Miliar tersebut, 60 persen diantaranya dibagi rata kepada 68 desa dan 5 kelurahan di Kepulauan Meranti dengan perkiraan masing-masing desa menerima Rp102 juta. Sedangkan 40 persen sisanya akan dibagikan secara proporsional ke desa-desa yang dianggap layak menerimanya.

“Jadi masing-masing desa menerima dana ADD itu bervariasi, tidak disamaratakan,” jelas Ikhwani.

Indikator yang menjadi ukuran penerima, diantaranya tingkat kemiskinan, jumlah penduduk, jarak desa dari pusat ibukota kecamatan, fasilitas kesehatan dan lainnya. Dana ADD 2010 ini jelas Ikhwani lagi, diperkirakan hanya untuk membiayai operasional desa saja, belum untuk pembangunan infrastruktur desa karena minimnya alokasi dana.

“Mudah-mudahan kegiatan Rakor nanti berjalan lancar. Saat ini kami sedang mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk menunjang kelancaran Rakor,” ujar Ikhwani.


Syamsuar: Komunikasikan Pelanggaran Sesuai Alur
*15 Panwaslu Kecamatan Meranti Dilantik
SELATPANJANG - Pejabat Bupati Kepulauan Meranti Drs H Syamsuar MSi mengingatkan kepada Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kepala Daerah (Kada) kabupaten dan kecamatan se- Kepulauan Meranti, agar bisa bersikap arif dan mengkomunikasikan segala bentuk temuan pelanggaran dalam tahapan Pemilu Kada Meranti, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
Hal ini diungkapkan Bupati saat pelantikan sebanyak 15 anggota Panwaslu tingkat kecamatan, se-Kepulauan Meranti, di Aula RSUD Kepulauan Meranti, Selasa (6/4). Hadir saat pelantikan Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Hafizoh SAg, Anggota KPU Provinsi Riau, T Edi Sabli, Ketua KPUD Kepulauan Meranti, Agus Suliadi, Ketua Panwaslu Kepulauan Meranti, Imam Basori SH, serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan lainnya.
Menurut Syamsuar, dalam pelaksanaan Pemilukada Kepulauan Meranti yang tahapannya sedang berlangsung saat ini, tidak tertutup kemungkinan terjadinya perselisihan yang melibatkan calon, masa pendukung pasangan calon, tim sukses dan lainnya. Bila ini tidak disikapi secara arif oleh penyelenggara Pemilukada dalam hal ini KPUD dan Panwaslu Kada, tidak tertutup kemungkinan, ini akan mengganggu jalannya proses Pemilukada.
“Jadi saya ingatkan kepada anggota Panwaslu Kada kabupaten dan kecamatan, agar bisa menkomunikasikan setiap permasalahan terkait dengan pelanggaran Pemilu Kada, dengan sebaik mungkin,” ingat Syamsuar.
Diingatkan pula, Panwaslu Kada, hendaknya memilih jalur musyarawah dan mufakat untuk menyelesaikan persoalan yang muncul. “Bila ada temuan, libatkan penyelenggara Pemilu kada tingkat kecamatan, camat dan tim sukses pasangan calon untuk membicarakan masalah yang ada. Sehingga tidak mengganggu jalannya tahapan Pemilu Kada,” kata Syamsuar lagi.
Setelah resmi dilantik, anggota Panwaslu Kada Kecamatan bisa menjalankan tugas dengan sebaik mungkin.Tak kalah pentingnya, anggota Panwaslu juga harus menguasai aturan penyelenggaraan Pemilu dan memahami tahapan Pemilukada.
Panwaslu juga diharapkan bisa berkoordinasi dengan Pemkab Kep Meranti, KPUD, PPK, PPS, kepolisian dan lainnya. “Tanpa koordinasi dengan baikdikhawatirkan ada kesenjangan dan perbedaan persepsi antar anggota Panwaslu dan KPUD,” katanya.

Bupati juga berharap agar Pilkada bisa berjalan dengan lancer, tertib dan sukses sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kesuksesan Pemilukada terletak pada dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Sementara Ketua Panwaslukada Kepulauan Meranti, Imam Basori SH mengingatkan kepada Panwaslu Kada Kecamatan, setelah dilantik agar bisa menjalankan tugas mengawasi dan menyampaikan temuan serta laporan pelaksanaan Pemilu Kada di masing-masing kecamatan . “Selain anggota Panwaslu Kada, kami juga berharap kepada masyarakat untuk berpartisipasi ikut mengawasi,” katanya.
Imam Basori juga berharap Pemkab Meranti bisa menfasilitasi pelaksanaan tugas Panwaslu Kada, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. “Dengan partisipasi pemerintah dan masyarakat, Pemilu Kada diharapkan bisa berjalan lancer dan sukses,” katanya.
-----------------------------


-----------------------------

Pemkab Meranti Kuliahkan Siswa Berprestasi ke ITB

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mulai 2010 ini memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi lulusan SMA
sederajat untuk mengikuti perkuliahan di Institut Tekhnologi Bandung (ITB).

Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Syamsuar MSi menyebutkan, pemberian beasiswa ini adalah sebagai salah satu wujud komitmen Pemkab Kepulauan Meranti, dalam berangsur-angsur memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) Kepulauan Meranti.

''SDM Kepulauan Meranti cukup minim. Lulusan Sarjana hanya 0,7% saja. Memperbaiki inilah secara bertahap kita mulai menguliahkan anak-anak daerah lulusan SMA sederajat berprestasi ke perguruan tinggi terkemuka di Indonesia,'' ungkap Syamsuar baru-baru ini.

Beasiswa ini akan diberikan kepada calon mahasiswa yang lulus seleksi terhitung mulai masuk hingga menyelesaikan perkuliahan. ''Perkuliahan kita biayai penuh. Mulai dari uang semester, biaya hidup, asrama dan biaya perkuliahan lainnya,'' ungkapnya.

Disinggung berapa besar dana yang dialokasikan untuk calon mahasiswa tersebut pertahunnya, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kepulauan Meranti, Drs Bakhtiar MPd ditemui Senin (5/4), belum bisa merinci secara pasti.

Calon mahasiswa penerima beasiswa tersebut telah mengikuti seleksi penjaringan yang diselenggarakan ITB di Pekanbaru pada 22 Maret lalu. Pemkab Kepulauan Meranti mengutus sebanyak 20 orang siswa berprestasi yang duduk di kelas 3 SMA sederajat. Berikut, dari jumlah itu akan dipilih sebanyak 5 orang yang memiliki scoring tertinggi masuk lima besar.

''Karena anggaran minim, tahun ini kita baru bisa menguliahkan sebanyak 5 orang saja. Mudah-mudahan tahun 2011 mendatang jumlahnya lebih meningkat,'' sebut Syamsuar.

Tak hanya itu, pada 2011 mendatang, Pemkab Kepulauan Meranti juga akan mencoba menjajaki kerjasama dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia lainnya selain ITB. Diantaranya Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gajah Mada dan lainnya.

Disamping itu, Pemkab juga memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang kini tengah menjalani pendidikan di perguruan tinggi dalam provinsi, seperti Universitas Riau (UR), Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Islam Riau dan Universitas Lancang Kuning serta lainnya. ''Namun karena anggaran terbatas, jumlah bantuan yang diberikan pun terbatas pula,'' terang Syamsuar.

------------------------------------------------------
Pemkab Meranti segerakan Bangun 2 Gedung Baru

SELATPANJANG - Dalam waktu dekat, masih dalam tahun 2010 ini, pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan segera membangun dua gedung Dinas yang baru. Gedung tersebut akan dibangun di komplek perkantoran Kabupaten Kepulauan Meranti, jalan Dorak, Selatpanjang.

Hal tersebut disampaikan oleh Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Suhendri MSi, Senin (5/4). "Insya Allah di tahun 2010 ini, kita akan membangun dua gedung baru. Dua gedung tersebut yakni, gedung Pencatatan Sipil dan Gedung Diperindag. yang berlokasi di kawasan perkantoran Pemkab Kepulauan Meranti," sebut Suhendri.

Ditambahkannya, Pembangunan tersebut, juga merupakan program yang dilakukan oleh Pusat terhadap Daerah Khusus otonomi baru, setiap tahunnya. Namun pengajuan kebutuhan gedung direkomendasikan oleh daerah itu sendiri.

"Dasar pertimbangan gedung yang akan kita bangun tersebut adalah sesuai dengan tingkatan prioritas yang kita butuhkan. selain itu, gedung dinas yang akan kita bangun adalah Dinas Pelayanan yang bertujuan untuk mempermudah pelayanan administrasi masyarakat," tambah Suhendri.

Sementara, Dana yang digunakan untuk pembangunan gedung tersebut, merupakan dari dana alokasi khusus prasarana pemerintah Anggaran Pendapatan belanja Negara (APBN) dan dana dari Anggaran Pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Meranti. Pembangunan gedung tersebut, berdasarkan prioritas gedung yang sangat dibutuhkan saat ini oleh pemkab dan masyarakat.

"Dana yang kita siapkan untuk pembangunan dua gedung tersebut sebanyak, 5,7 Miliar rupiah, yang diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2010. Dengan rincian dari APBN 4,5 M dan dari APBD 1,2 M," tambah Suhendri.

Dikatakan lagi, Kebutuhan Gedung untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Meranti saat ini, Masih banyak kekurangan, Bappeda sendiri, saat ini menempati ruangan di Kantor Bupati, dengan penerimaan cpns beberapa waktu lalu, sebanyak 20 orang, tidak berimbang, antara besar Ruangan dengan jumlah orang. “Namun begitu, kita akan lakukan pembangunan secara bertahap dan kita akan dahulukan yang menjadi prioritas kita saat ini,” ujarnya.

Rabu, 31 Maret 2010

ANGGARAN MINIM PEMILUKADA HARUS JADI,KPU LELANG PENGADAAN LOGISTIK

KPU LAKSANAKAN LELANG LOGISTIK PEMILUKADA MERANTI

SELATPANJANG - Sebanyak 17 perusahaan mulai mendaftar untuk mengikuti Proses pelelangan logistik Pemilukada yang dilakukan oleh Pokja Logistik Sekretariat KPU Meranti, bekerjasama dengan sekretariat KPU Provinsi Riau. Namun begitu, KPU tetap berharap proses pelelangan sesuai dengan tahapan jadwal dan program yang di tetapkan KPU.

Demikian di sampaikan oleh Jeneri A Ginting M.Si sekretaris KPU Selasa (30/3) di ruang kerjanya. Selain itu, diharapkan juga proses pelelangan tersebut benar-benar bersih, dan tidak ada unsur KKN.

“Dalam melakukan proses pelelangan, kita harus betul-betul teliti dan terus diawasi. karena hal seperti ini sangat sensitif dan seringkali menimbulkan persepsi yang bukan-bukan. Kami akan komit dan tegas dalam melaksanakan proses pelelangan tersebut sampai tuntas,” terang jenri

Ditambahkan Jenri, dalam melakukan pengawasan, KPU akan bekerjasama dengan Panwaslu dan pihak-pihak terkait, agar proses tersebut sesuai dengan yang diharapkan. Jangan sampai tahapan dan proses pemilukada terhambat atau diundur, dikarenakan kurangnya pengawasan.

"Kami bersama dengan panwaslu dan pihak terkait akan melakukan pengawasan langsung proses pencetakan atau pengadaan logistik tersebut. Pengadaan logistik itu antara lain, Surat suara, Perlengkapan KPPS, Perlengkapan Formulir, Kartu pemilih, Pencetakan kelengkapan administrasi di TPS, KPPS dan PPK," tambahnya

Perusahaan yang telah mendaftar untuk mengikuti proses pelelangan tersebut, ungkap Fran adalah, PT Cerya Riau Mandiri Printing, PT Grafindo, CV Tri Awang Nasional, PT Zona Sangangiti Grafika, CV Permata Rumbai, CV Grafitasi, CV Olva, CV Harapan Jaya Mandiri, CV Karya Bina Dam, CV EKJ, CV Dwi Gilang, CV Bersama Baru Perkasa, CV Nusa Delta Jaya, CV Verjy Aneka Karya, CV Nur Aji Pasua, CV ISM dan CV Tetap Mulya Bersaudara

KPU HIMBAU SEMUA PIHAK AKTIF SUKSESKAN PEMILUKADA

SELATPANJANG– Menjelang Tahapan pelaksanaan Pemilu kada yang akan digelar, 6 juli mendatang, pelaksanaan pemilu kada berajalan sesuai tahapan yang diinginkan dan yang telah ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum(KPU), ferifikasi TPS yang harus diselesaikan KPU oleh TPK, dan yang menentukan komisi pemilihan umum adalah Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kita menghimbau kepada semua lapisan masyarakat, partai Politik (Parpol) harus menyusun kandidat dan bekerjasama dengan pihak yang terkait , RT/RW diharapkan memberitau kepada masyarakat daftar pemilih sementara. Sebelum dipaleno KPU menetapkan menjadi pemilih tetap. apabila di KPU,DPS menjadi DPT bagi warga yang tidak terdaftar, maka masyarakat yang terkait tidak dapat memilh, agar semua masyarakat dapat memilih dalam pemilu kada yang akan datang.

Dan dikatakannya juga, ferifikasi partai politik masih menunggu Ketua pulang dari Jakarta dalam konfirmasi tentang masalah – masalah terkait dalam partai politik yang masih dalam masalah. Karena partai politik masih punya kesempatan dalam melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan. Dan ferifikasi partai politik masih dalam perbikan, untuk mencarai ferifikasi faktur,” Ujar Sandara Marawira.

Semua ferifikasi partai politik, diberikan kesempatan untuk memperbaiki dan melengkapi semua perlengkapan dan persyaratan yang masih kurang, karena penelitian ulang semua berkas partai politik mulai dari tanggal (29/03-05/04), semua partai politik deberikan kesempatan sampai tanggal 03 april mendatang kuntuk memperbaikai semua perlengkapan yang masih kurang dan yang dibutuhkan.

Senin, 29 Maret 2010

Meranti Prioritas Sharing Budget Provinsi Riau
*Lulusan S1 Hanya Di Bawah 1 Persen

SELATPANJANG(riaupesisir)Kepulauan Meranti menjadi salah satu kabupaten prioritas untuk memperoleh dana 'sharing' dari APBD Provinsi Riau 2011. Alasannya, Meranti merupakan kabupaten terbungsu yang masih memerlukan suntikan dana cukup besar dari APBD Provinsi dan APBN. Pertimbangan lain, APBD Meranti 2010 terkecil dari 12 kabupaten/kota di Riau.

''Salah satu pertimbangan pemberian dana sharing dari APBD Riau ini adalah besar kecilnya APBD daerah bersangkutan. Karena Meranti memiliki APBD terkecil di Riau, peluang memperoleh dana sharing dari APBD Riau memang lebih besar,'' ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bapeda) Provinsi Riau melalui Sekretaris Bapeda Riau Drs H Erwin, saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Kepulauan Meranti, di Aula RSUD Kep Meranti, Kamis (25/3).

Kendati demikian, dana tersebut kata Erwin, jelas tak bisa diberikan begitu saja. Faktor paling menentukan lainnya, adalah program yang diusulkan oleh Pemkab Kep Meranti, yang harus menyesuaikan dengan 12 program prioritas Rencana Pembangunan Provinsi Riau lima tahun ini. ''Bergantung dari seberapa kuat usulan Pemkab Meranti untuk menyesuaikan dengan program prioritas Pemprov Riau,'' tegas Erwin lagi.

Plt Bupati Kep Meranti Drs Syamsuar MSi yang membuka kegiatan Musrenbang menyebutkan, Meranti cukup layak memperoleh dana sharing lebih besar dari APBD Riau. Ini mengingat keterbatasan Kep Meranti yang meliputi seluruh aspek pembangunan. Baik kemiskinan, kebodohan maupun infrastruktur.

''Data 2009 lalu, angka penduduk miskin di Meranti mencapai 34,85 %. Kantong kemiskinan ini terpusat di kawasan pedesaan,'' jelas Syamsuar. Kondisi keterbatasan Meranti ini masih ditambah dengan 59 desa (80,82%) dari 73 desa/kelurahan di Meranti tergolong tertinggal. Sebesar 71,15 % dari 266 ribu jiwa penduduk Meranti bergantung pada sektor pertanian. Mirisnya kondisi Meranti ini masih dibebani dengan rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Saat ini penduduk yang tak memiliki ijazah tercatat 41,78% dan berijazah SD/MI 24,65%, tamat D1/D2/D3 hanya 1,93% dan tamat D4/S1 hanya 0,76%.

Terkait pelayanan kesehatan papar Syamsuar, saat ini belum optimal karena minimnya sarana layanan kesehatan seperti Puskesmas, Pustu dan lainnya. Begitupun dengan alat kesehatan dan tenaga medis dokter spesialis yang masih minim. Tak kalah mirisnya, angka pengangguran terbuka di Meranti juga tinggi, mencapai 7,62%. Penyediaan infrastruktur perhubungan yang masih terbatas yang jika di lihat dari kondisi jalan di Kep Meranti, dari panjang 3.294 Km, sepanjang 2.224 Km (65,25%) diantaranya rusak parah, masih berupa jalan tanah dan semak belukar.

Untuk layanan air bersih baru menjangkau 25% masyarakat. Begitupun layanan listrik PLN yang baru memenuhi 6.877 Kw dari keperluan 12.396 Kw. Persoalan lain mencakup pelestarian lingkungan hidup, abrasi pantai di sepanjang pulau Rangsang, Merbau dan Pulau Padang yang merupakan pulau terluar di Provinsi Riau berbatasan langsung dengan Negara Malaysia.
''Komplitnya permasalahan pembangunan yang dihadapai Kep Meranti ini, tentunya tak mampu diselesaikan bila hanya mengandalkan APBD Meranti yang sangat minim. Karenanya perlu dukungan dari APBD Riau dan APBN, serta dana bantuan luar negeri,'' harap Syamsuar.(adi/def)

Hari ini.Bupati Di Jadwalkan Hadir
320 Pelajar SMU N 1 Gelar Perpisahan

Selatpajang (Riau Pesisir),Jika tidak ada perubahan jadwal,Bupati kepulauan meranti Drs J Syamsuar M si dan pejabat dinas lainya akan menghadiri acara perpisahan pelajar kelas 3 dari jurusan IPA dan IPS yang jumlahnya mencapai 320 pelajar. Acara perpisahan itu nantinya akan di laksanakan pada hari ini(selasa (30/03) di lapangan sekolah SMUN 1.

Panitia pelaksana perpisahan kelas tiga jurusan IPA dan IPS SMU N 01 terus menggesa mempersiapkan prasaran dan sarana guna melaksanakan, guna mensukseskan perpisahan pelajar kelas tiga Banyak perlengkapan yang teleh dipersiapkan, dalam pelaksanaan perpisahan ini, diantaranya dalam mempersiapkan perlengkapan seperti tenda,meja,kursi dan dalam memeriahkan acara ini juga, panitia melengkapi dengan hiburan, berupa orgen tuggal. Persiapan demi persiapan yang diakukan dalam memeriahkan acara pepisahan SMA N1 Tebing Tinggi selatpanjang. " kami mengharapkan acara perpisahan ini berjalan dengan baik dan dapat memberikan kesan yang positif bagi semua siswa/siswi, agar dapat menjalin siratulrahmi antara satu dengan yang lainnya", ujar Drs. Yusman, yang merupakan salah satu guru SMA N1 ini.

Perpisahan 320 siswa/siswi ini, yang terdiri dari dua jurusan IPA dan IPS, agar menjadi panutan bagi adik - adik kelasnya, agar bisa meningkatkan dalam proses belajar,kami juga mengharapkan pada seluruh siswa/siswi, agar bisa mengambil kesan yang baik dan dijadikan kenagangan, yang dapat selalu diingat diwaktu - waktu selama dalam proses mengajar dan belajar, dan diharapkan juga agar bisa menjadi motivasi untuk masa yang akan datang, ujarnya lagi.

Dalam cara perpisan ini diundang,Bapak Bupati Kepulauan Meranti Yakni, Drs. H. Syamsuar, Kapolsek,Bapak Camat Tebing Tinggi, Kepala - kepala sekolah, dan para UPK. Para panitia menghrapkan semua para tamu undangn bisa ikut menghadiri dalam acara perpisahan ini dalam ranggka memeriahkan perpisahan ini.(adi/def)

Selasa, 23 Maret 2010

KPUD Meranti "Masih ada parpol pendukung belum lengkapi persyaratan administrasi.

Masih Ada Parpol Belum Lengkapi Persyaratan Administrasi
#Soal Dukungan Kepada Balonbup

SELATPANJANG.Meskipun lima pasangan balon bupati yang akan mengikuti pemilukada juni nanti,Di nyatakan lulus seleksi veritifikasi pencalonanya,Namun KPUD Kabupaten Kepulauan Meranti Masih menemukan sejumlah parpol pendukung balon yang belum melengkapi persyaratannya.Hal ini di sebabkan oleh sikap parpol itu yang kurang mengiktu jadwal tahapan pelaksanaan pemilukada.

Hal ini di sampaikan oleh Agus S Ketua KPUD Kabupaten kepulauan meranti beberapa waktu lalu di ruang kerjanya,”Sejauh ini tim seleksi yang melakukan veritifikasi terhadap seluruh persyaratan pencalonan balon bupati dan wakil bupati kepulauan meranti.Seluruhnya memenuhi persyaratan,Artinya lima pasangan balon bupati yang mendaftar sebagai peserta pemilu,Bisa di katakana lulus Verifikasi.

Menurut Agus yang biasa di sapa adi,Tim seleksi yang melakukan veritifikasi terhadap persyaratan seluruh tahapan peserta pemilu juga melakukan veritifikasi persyaratan administrasi seluruh partai poilitik(Parpol) pendukung pasangan masing masing balon bupati.

Terkait pelaksanaan Veritifikasi persyaratan administrasi pasangan balonbup,dan parpol pendukung, Kami menemukan sedikitnya ada empat atau lima parpol pendukung beberapa pasangan balon yang belum sepenuhnya melengkapi persyaratan administrasi, Sesuai yang telah di tetapkan KPU.

Di mana Sejumlah parpol yang belum melengkapi persyaratan itu,di kami anggap tidak lolos vderitifikasi, pada umumnya di sebabkan oleh sikap pengurus parpol yang kurang mengikuti jadwal tahapan pelaksanaan pemilukada, Padahal kita KPUD selalu memberikan informasi kepada masyarakat luas,Untuk mengetahui jadwal tahapan pelaksanaan pemilu,kami menyediakan lampiran jadwal tahapan di kantor KPU.

Lanjut Adi, Mengacu kepada Undang Undang KPU,Setiap parpol yang mendukung pasangan balon,hendaknya mengikuti ketentuan yang telah di tetapkan dalam undang undang, Misalkan saja mengenai keputusan parpol yang mendukung pasangan balon tertentu, haru melampirkan beberapa surat keputusan maupun surat mandate, Kenyataanya permasalahan yang terjadi, Parpol yang ada hanya menertakan lampiran surat mandate dari DPP,DPW,untuk mendukung pasangan balonbup.

Padahal, Dukungan terhadap pasangan balonbup itu sebelum di sampaikan kepada DPW,Dan di lanjutkan ke DPP, harus lah melalui siding pleno partai di tingkat kabupaten, Hal inilah yang kayaknya belum sepenuhnya di lakukan oleh parpol,sebab kebanyakan parpol pendukung pasangan balon, tidak menyerahkan lampiran siding pleno DPD kabupaten meranti, sebagai persyaratan mutlak.

Untuk itu, Kami KPUD masih memberikan toleransi terhapada parpol yang belum melengkapi perasyaratan administrasi dukunganya terhadap pasangan balon, Dan kami minta masing masing parpol melengkapi persyaratan yaitu melampirkan hasil pleno di tingkat DPD meranti guna mendukung pasangan balon, jika hingga batas waktu yang kami tentukan, parpol tersebut tidak bias melengkapi persyaratanya,Maka dukunganparpol tersebut bias gugur di karenakan tidak lolos veritifikasi.



Cipakan Suasana Suasana Kondusif
Gelar Zikir Akbar ,Pemkab Datangkan Ustadz Arifin Ilham

SELATPANJANG – Menyambut helat Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Kepulauan Meranti, banyak pihak berharap pesta demokrasi itu dapat berlangsung aman dan damai. Guna mewujukan itu Pemerintah Daerah pun mengundang Da’i Nasional pada Zikir Akbar menyambut Pemilukada itu,

Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Syamsuar MSi melalui Kabag Humas, Joko Surianto Selamat , baru-baru ini mengungkapkan, kegiatan Zikir Akbar dalam menyambut pelaksanaan Pemilukada tersebut akan dilaksanakan pada Jum’at 26 Maret akan datang,

Ide pelaksanaan Zikir Akbar itu diutarakan Bupati untuk memotivasi semua pihak dalam menciptakan suasana Pemilukada yang sejuk, aman dan damai,

“Insya Allah kita akan menghadirkan Ustad Haji Arifin ilham. Acara dimulai pukul 15.30 Wib di Mesjid Raya Daarul Ulum Selatpanjang,” kata Joko, usai rapat persiapan Zikir Akbar itu di Kantor Bupati Kepulauan Meranti.

Joko mengatakan, semula acara tersebut direncanakan mulai pada pukul 14.00 Wib. Namun atas beberapa pertimbangan dalam rapat yang juga dihadiri Bupati, acara itu disepakati mundur ke pukul 15.30 Wib, setelah Shalat Ashar,

“Hari Jum’at itu masih hari dinas Pemerintah Daerah, kita tidak ingin menyita banyak jam dinas untuk dapat memberikan pelayanan masyarakat dikantor. Namun Zikir Akbar tetap digelar setelah Shalat Ashar. Hal ini juga mempertimbangkan kesempatan waktu bagi masyarakat yang datang dari pulau-pulau di Kepulauan Meranti, yang juga ingin hadir mengikuti Zikir Akbar itu,” ungkap Joko.

Joko menambahkan, tidak tertutup kemungkinan acara Zikir Akbar tersebut, juga akan diikuti oleh tokoh masyarakat Kepulauan Meranti yang berdomisili di Bengkalis, Pekanbaru, Jakarta dan daerah lainnya,

“Sudah ada beberapa tokoh masyarakat Meranti di Pekanbaru dan daerah lainnya yang menanyakan jadwal Zikir Akbar ini, karena mereka berkemungkinan akan ikut hadir. Begitu juga kepada para Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, hendaknya tidak melewatkan acara ini,” harap Kabag Humas.