Ribuan Massa STR Selama 2 Hari Duduki Kantor Bupati Kep Meranti
SELATPANJANG POST– Lebih dari 4500 massa demontrasi yang berasal dari 13 organisasi se kecamatan merbau,dan kecamatan kuala merbau yang bergabung dengan Serikat tani Riau (STR) coordinator wilayah kabupaten kepulauan meranti, Seperti yang mereka janjikan sebelumnya dalam melakukan penolakan perusahaan pengelola izin HTI,Pada selasa (01/2) sejak pukul 11.00 wib,Dengan membawa berbagai macam spanduk dan atribut warna mereka menduduki kantor bupati di jalan doreka kota selatpanjang,Tujuanya hanya satu mereka mendesak pencabutan SK Menhut no.327/2009 tentang perijinan HTI PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) yang beroperasi di wilayah pulau merbau kecamatan merbau.Pencabutan Izin HTI PT SRL Di Pulau Rangsang,Dan Pencabutan Izin HTI PT LUM Di Kecamatan Tebing Tinggi.Sayangnya hanya berjarak beberapa menit saja,Drs Irwan Nasir M.Si selaku orang Nomor satu di kabupaten paling bontot di riau ini,Meninggalkan kota selatpanjang dengan menggunakan kapal Ferri tujuan pulau Batam (Propinsi Kepri)
“ Kami samgat menyanyangi ayahanda Irwan Nasir selaku Bupati kepulauan meranti, Yang pada hari ini juga entah sengaja atau tidak dan hanya berbeda waktu hitungan menit,Tiba-tiba meninggalkan kota selatpanjang( tidak berada di tempat) ketika kami ( ribuan masyarakat) ingin mengadukan nasib rakyatnya yang ada di pulau merbau,pulau padang,dan pulau rangsang akibat dari keserakahan razim perusahaan pengelola hutan( Perusahaan kapitalis).Tentunya kami sangat kecewa dengan sikap Bupati kepulauan meranti yang meninggalkan kota selatpanjang, Dan apakah acara yang Bupati hadiri di sanaa lebih penting di bandingkan acara yang kami gelar ini,Seperti kita ketahui bersama, Tanpa ada memikirkan lelah panas hujan kami terus melakukan upaya upaya penyelamawat lahan olahan yang selama ini kami garap untuk menghidupi anak istri.Berorasi seperti ini demi kelansungan nasib anak cucu kami di massa yang akan datang.” Ujar Sutarno selaku Sekretaris Komite Serikat Tani Riau (STR) kabupaten kepulauan Meranti, dalam penyampaian orasinya sambil berdiri di atas truk di depan kantor bupati..
Sutarno yang ahir-ahir ini menjadi idola kalangan wartawan di kabupaten kepulauan meranti itu di karenakan kegigihanya dalam memimpin setiap gerakan penolakan perusahaan pengelola izin HTI dan di kelilingi ribuan massa itu mengatakan.Kami masyarakat di wilayah pulau padang kecamatan merbau meminta kepada Bupati kepulauan meranti agar menindak PT RAPP yang akan mengelola sepertiga daratan di pulau padang,Sebab sebagian di antara areal izin operasional HTI PT RAPP adalah lahan olahan aktif maupun perkebunan masyarakat.Kami menghimbau kepada Bupati untuk menuntut perusahaan yang telah melakukan perampasan lahan masyarakat,Dan kami sangat yakin jika tidak karena kelalaian pemerintah kabupaten, pemerintah propinsi maka lahan kami tidak akan di rampas oleh perusahaan perusahaan akasia itu. Bupati pernah mengatakan bahwasanya menolak dengan alasan penolakkan Hutan Tanaman Industri (HTI) itu berdampak untuk kelanjutan perekonomian masyarakat untuk di massa yang akan dating.
“ Kita hanya berjuang mempertahankan sejengkal lading olahan yang selama ini kita pergunakan untuk menghidupi anak istri, maupun biaya sekolah.Dan kami ingin lahan maupun perkebunan masyarakat jangan sejengkal pun do jual kepada perusahaan pengelola HTI, Namun kenyataanya lahan yang kami pertahankan keutuhanya, saat ini sudah banyak yang di rampas oleh perusahaan yang tidak bertanggung jawab itu, Kami minta juga kepada Bupati untuk menindak aparaturnya di wilayah kec merbau yang sengaja mengeluarkan surat tanah untuk di jadikan dasar transaksi jual beli dengan pihak perusahaan.Dan jika itu tidak di penuhi, Kami masyarakat siap menantang perang kepada siapapun yang menolak keinginan rakyat, saya mempertanyakan kepada bupati yang terhormat sebagai ayahanda kami sebenarnya harus mengadu dan minta perlindungan kepada siapa?,” tanyanya
Sutarno dengan semangat dan penuh cucuran air keringat mengatakan, Jika di perhatikan secara matang bagai mana nasib ribuan masyarakat yang ada di 4 kepulauan atau di 7 kecamatan se Kabupaten Kepulauan Meranti kehidupanya semakin hari semakin terancam. Hal ini di akibatkan oleh sumber kehidupan mereka diambil alih oleh perusahaan guna memperluas lahan olahan mereka yang berkdeok membantu peningkatan ekonomi masayarakat, Perlu di jelaskan kepada semua pihak, sejauh ini tidak satupun masyarakat di wilayah HTI atau di wilayah perusahaan pengelola hutan tanaman industri, yang perekonomianya mengalami peningkatan, namun sebaliknya, akibat lahan mereka di rampat oleh perusahaan selain menimbulkan konflik antar masyarakat, juga menimbulkan kesengsaraan seumur hidup,.
"Sebenarnya pemerintah, Dari tingkat pusat hingga daerah sudah sdangat faham kondisi geografis wilayah kabupaten kepulauan meranti yang merupakan wilayah hutan gambut terluas di Indonesia.Dan mereka tahu setiap aktifitas konversi dan eksploitasilahan gambut akan menyebabkan terlepasnya emisi karbon (CO2) yang mencemari lingkungan global karena terganggunya sistem water table (sistem hidrologis) yang pada akhirnya mengakibatkan gambut menjadi kering sehingga mudah terbakar,"Namu pengetahuan pemerintah tentang manfaat alam, sengaja di manfaatkan oleh pejabat-pejabat di negeri ini untuk memenuhi kantong mereka pribadi maupun kelompok mereka, tanpa memikirkan kelangsungan hidup rakyatnya..
Seperti kita ketahui Jika Indonesia tercatat sebagai negara urutan ketiga penghasil emisi karbon terbesar di dunia. Apabila emisi dari lahan gambut diperhitungkan kontribusinya bagi perubahan iklim di dunia,,“Kemampuan gambut menyerap karbon 30 kali lebih banyak dibandingkan dengan hutan tropis yang tumbuh di atasnya namun kemampuan menyimpan karbon dalam jangka yang panjang akan tergantung pada kesehatan hutan alam yang menaunginya. Penyelamatan lingkungan dan nol emisi harus dimulai dari hutan gambut di Riau,” pungkasnya.
Berdasarkan pantauan Selatpanjang Post, Ribuan Massa yang di kawal oleh satu pleton anggota Polisi pengendali Massa Polres Bengkalis, Aparat TNI,Satpol PP,Dan Organisasi-Organisasi Kepemudaaan Di Bawah Naungan DPD KNPI Kabupaten kepulauan Meranti, Meskipun sejak pukul 15.00 Wib selasa sore hingga petang harinya para pendemo yang berada di kantor Bupati kepulauan meranti di guyur hujang dan angin yang sangat lebat.Mereka Sambil mendirikan tenda yang telah di sediakan sebelumnya, tetap bertahan, dan terus melakukan orasi secara bergantian. Bahkan mereka akan terus menduduki kantor Bupati.
Usut Penerbitan SKT Ganda Di Desa Lukit
Di antara ribuan demonstran dari serikat tani riau( STR) koordinsator Wulayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Dedy asal pulau merbau menambahakan,” Bupati kerpulauan Meranti di himbau agar menindak aparatur di wilayah kecamatan merbau yang sengaja mengeluarkan surat keterangan tanah( SKT) di atas lahan masyarakat.maupun penerbitan SKT di lahan kosong,.Pasalnya akibat penerbitan SKT oleh aparatur pemerintah( desa lukit). Yang di gunakan oleh kaki tangan perusahaan RAPP sebagai dasar jual beli lahan, selain menimbulkan konflik antar pemilik lahan, juga menyebabkan kerugian masyarakat.
Lebih lanjut dedi menambahkan, dengan banyaknya lahan masyarakat yang dig anti rugi oleh perusahaan, saat ini sembilan puluh persen menimbulkan permasalahan antar warga,Untuk itu sekali lagi kami mendesak kepada Bupati dan ketua DPRD kabupaten kepulauan meranti untuk menykapi masalah ini dengan cepat,pesanya.
SKPD Dihimbau Menyumbang Buku untuk Pustaka
SELATPANJANG POST - Semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di
lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti dan perusahaan-perusahaan yang
beroperasi di Kepulauan Meranti dihimbau untuk aktif menyumbangkan
buku-buku berkualitas untuk Kantor Perpustakaan, Arsip dan DokumentasiKab. Kepulauan Meranti. Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs Masrul Kasmy juga berharap, agar siswa di Kepulauan Meranti menanamkan jiwa cinta membaca buku.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti saat melakukan
kunjungan kerja ke Kantor Pustaka, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten
Kepulauan Meranti, Selasa pagi (01/02/11).“Semangat membaca harus dikembangkan dan dibudayakan. Karena ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Dalam menyambut hari gemar membaca tahun ini, kita akan mengadakan
lomba membaca cepat dan lomba memahami bacaan dengan cepat, serta
lomba lain yang berkaitan dengan peningkatan minat membaca siswa dan
anak didik,” kata Wabup.
Bahkan, lanjut Wabup, untuk mewujudkan cita-cita tersebut, secara
resmi nanti kita akan surati atas nama Pemkab agar setiap SKPD dan
perusahaan yang beroperasi di Kepulauan Meranti untuk menyumbangkan
buku-buku yang berkualitas dan disumbangkan kepada Kantor
Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kepulauan Meranti, tambah Wabup.
“Saya secara pribadi juga akan menyumbangkan buku-buku yang bagus dan
berkualitas untuk menambah dokumentasi perpustakaan kita ini,” tutup
Wabup.
Didaulat Mengajar PPKN Usai mengunjungi Kantor Pustaka, Arsip dan Dokumentasi Kab. KepulauanMeranti, Wabup Masrul langsung menuju Sekolah SMA Negeri 01 Selatpanjang. Di sekolah ini, Wabup langsung menuju sekolah kelas 11 untuk mengajar PPKn, karena kebetulan guru yang seharusnya masuk pada jam tersebut sakit. Siswa terlihat serius mengikuti pelajaran yang langsung diajar Wakil Bupati tersebut selama dua jam belajar.
Kunjungan ke SMA Negeri 01 ini, Wabup juga meninjau Kantin Jujur,
untuk melihat sejauh mana kejujuran generasi muda saat ini. Hasilnya,
ternyata Kantin Jujur yang sudah berdiri selama tiga tahun yang lalu
itu, harus mengalami kerugian. “Memang susah untuk jujur. Ini
menunjukkan, bahwa kejujuran itu memang mahal sekali nilainya,” ujar
Wabup yang diampingi kepala sekolah SMA Negeri 01 Selatpanjang, H
Syahrial.(RILIS HUMAS )
APBD Meranti 2011 Capai Rp. 912 Miliar
SELATPANJANG POST – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2011 naik drastis dari angka tahun
sebelumnya. Saat pengesahan RAPBD 2011 menjadi APBD, pada sidang
paripurna DPRD Kab. Kepulauan Meranti, Senin (31/01/11) malam kemarin,
disetujui angka sebesar Rp.912 miliar lebih. Sementara APBD Meranti
2010 hanya Rp.369 miliar.
Bupati Kepulauan Meranti dalam sambutannya mengatakan, bahwa besarnya angka APBD Meranti yang mencapai Rp.912 miliar bukti komitmen jajaran Pemkab Meranti yang sudah bekerja keras untuk Meranti lebih baik di masa akan datang. Bupati menambahkan, APBD Tahun 2011 ini sudahdiupayakan untuk menampung semua spirasi dari masyarakat. Hanya saja, Bupati memaklumi masih terdapat sejumlah aspirasi yang tidak bias ditampung untuk tahun ini, karena ada skala prioritas pembangunan yang harus kita dahulukan.
“ Dengan APBD yang besar tersebut, hendaknya jajaran SKPD dapat
menujukkan kinerja yang sungguh-sungguh, agar target kerja tercapai
dalam tahun ini. Segera evaluasi kinerja yang selama ini kurang baik,
dan lengkapi semua administrasi yang dibutuhkan, sehingga semua proses
tersebut sudah siap ketika anggaran tersebut akan kita digunakan,”
kata Bupati.
Bupati menambahkan, bahwa jadwal pengesahan RAPBD Meranti 2011
terhitung cukup cepat, dibandingkan daerah lainnya di Riau. Namun,
kerja yang menguras tenaga cukup melelahkan tersebut, hendaknya
dibarengi komitmen aparatur yang ada untuk menjalankannya dengan
transparan dan akuntable.
“Semua pihak diminta bahu-membahu, termasuk DPRD, pengusaha dan
masyarakat Meranti secara luas. Kita yakin, pada pengesahan APBD
mendatang, kita akan menembus pada angka Rp.1.2 Triliun lebih. Insya
Allah, APBD Perubahan yang akan dikita sahkan pada April atau Mei
mendatang sudah menembus angka Rp.1 Triliun,” ujar Bupati. .***(RILIS
HUMAS PEMKAB MERANTI)
APBD Meranti 2011 Disahkan Rp 850 Milyar Lebih, Defisit Rp 67 M.
SELATPANJANG POST - Kendati sempat molor 2 jam dari jadwal yang ditetapkan, akhirnya Rapat Paripurna Kelima masa persidangan pertama tahun persidangan 2011,Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, dengan agenda laporan Banggar tahun 2011 dan persetujuan dan pengesahaan RAPBD Meranti tahun 2011, Senin (31/1) malam sukses dilaksanakan. Hal ini ditandai dengan disahkan APBD Meranti tahun 2011 sebesar Rp 850.729.244.000, dengan defisit anggaran Rp 67.010.817.027.
Rapat Paripurna yang dipimpin langsung, Ketua DPRD Meranti Hafizoh S.ag, didampingi wakil ketua Tofikurrahman S.Pd Msi dan M.Jufri S.ag Msi dihadiri seluruh anggota DPRD yang berjumlah 25 orang dan Sekwan Burhanuddin. Sementara dari pihak Pemkab Meranti, hadir Bupati Drs Irwan Msi, Sekda H Zubiarsyah MS SH, Para Staf Ahli, Asisten, seluruh kepala Badan, Dinas, Kantor, Kepala Bagian di Lingkup pemkab meranti.
Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2011 dengan anggaran Rp 850.729.244.000 dengan rincian struktur berupa pendapatan dengan rincian Pendapatan Asli daerah (PAD) Rp17 Miliar, dana perimbangan Rp 737.626.244.000, lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp96.103.000.000. Sementara untuk belanja, berupa belanja langsung Rp 546.230.089..307, belanja tidak langsung Rp 371.509.971.720 dengan jumlah Rp 917.740.061.027 dengan demikian terjadi defisit anggaran Rp 67.010.817.027.Untuk pembiayaan berupa penerimaan Daerah (silpa) Rp 67.008.190.617 sedangankan pengeluaran daerah (penyertaan modal) nihil, pembiayaan netto Rp 67.010.817.027.
Lebih lanjut, ketua DPRD Meranti juga membacakan ketetapan berupa, perubahan yang terjadi pada RAPBD tahun 2011, dikembalikan sesuai dengan keputusan pada saat Rapat Kerja badan anggaran dengan Tim anggaran pemerintah. Selain itu juga ditetapkan bahwa, saran, syarat dan catatan dari badan anggaran DPRD Kebupaten Kepulauan Meranti tentang APBD Meranti tahun 2011 merupakan lampiran yang tidak terpisahkan dalam keputusan tersebut. APBD-P Rp 1 Triliyun
Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Msi, ketika ditemui wartawan, usai Rapat Paripurna tersebut mengatakan, ditargetkan untuk pengesahaan APBD Perubahan tahun 2011 dijadawalkan pada bulan April dengan anggaran diperkirakan Rp 1 triliun.
“ Insya Allah, untuk pembahasan anggaran perubahaan APBD tahun 2011 akan kita percepat diperkirakan sekitar bulan April atau Mei 2011, karena kita sudah merencanakan pada September aktober diajukan usulan Anggaran RAPBD 2012 kepemerintah pusat.” Papar Irwan.
Kegigihan Ribuan Massa STR Tolak HTI Selama 2011
SELATPANJANG POST ( KEC MERBAU.Sejarah atau historis
perang saudara di Pulau Merbau,Yang seharusnya tak perlu tejadi lagi. Sebanarnya harus menjadi atensi pemkab kepulauan meranti saat ini,
Apa bila tidak ada satu pihak pun yang mengalah( mundur),Antara warga yang berada di Kecamatan Merbau, kabupaten kepulauan meranti dengan pihak perusahaan pengelola HTI yaitu PT RAPP. Yang akan beroperasi di pulau padang.Maka kejadian merbau berdarah akan terulang.
Peristiwa berdarah yang menyebabkan korban jiwa pada massa lalu, tidak mustahil akan kembali terulang, jika saja pemerintah pusat maupun daerah tidak segera mengambil kebijakan, Intinya Peristiwan merbau berdarah itu akan terulang jika pihak perusdahaan bertekat merampas lahan olahan masyarakat dengan dalih apapun,Kami tidak ingin tragedy merbau bauk amis itu terulang lagi, Namun jika harus kami lakukan, demi mempertahankan sdejengkal lahan garapan yang selama ini untuk menghidupi keluarga, terpaksa harus di lalui oleh masyarakat.
Seperti tekat bulat seluruh masyarakat di kecamatan merbau, dan kecamatan pulau merbau yang baru di sahkan, Mereka berazam dan berikrar untuk mempertahankan tanah mereka hingga titik darah terakhir dari penguasahaan lahan oleh PT RAPP.
Dan seperti yang kita ketahui bersama, Aksi ribuan massa dari seluruh organisasi yang ada di wilayah itu, Dan tergabung da;lam dalam himpunan serikat tani riau( HTR) coordinator wilayah kepulauan meranti, Tidak pernah meleset dari janjinya dalam melakukan perlawanan atau penolakan keberadaan perusahaan HTI di 4 pulau yang ada di kabupaten kepulauan meranti, Di Awali pada senin (3/1), ratusan masyarakat dari berbagai pelosok desa,Khususnya mereka yang berada di Pulau Padang bergerak dengan menaiki 4 kapal motor melesak ke ke Sungai Hiu guna menghadang rencana PT RAPP yang akan memasukan alat berat ke pulau padang kec Merbau.
Ratusan massa yang dari pulau padang yang berbergabung dengan Laskar Pemuda Tani Riau secara bersamaan melakukan penyisiran sungai hiu untuk menghadang pendaratan kapal-kapal PT RAPP yang memuat alat-alat berat yang akan di gunakan oleh pihak perusahaan membuat jalan koridor dan jetty guna memuluskan PT RAPP dalam mengeksploitasi hutan alam di pulau tersebut.
Sutarno Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Serikat Tani Riau (STR) coordinator Kepulauan kabupaten kepulauan Meranti, kepada Selatpanjang Post pada hari Selasa (4/1) tengah malam yang mengaku di Teluk Belitung menyampaikan bahwa . Aksi tersebut adalah rangkaian atau upaya-upaya menindak lanjuti aksi 2.500 warga Pulau Padang,yang sehari sebelumnya senin( 3/1) melakukan pengepungan kantor camat kecamatan merbau dalam menolak keberadaan PT RAPP di pulau padang.
“Sesuai komitment kita bersama yang akan tetap tidak membenarkan alat-alat berat ini naik ke daratan Pulau Padang. Apapun resikonya, kita sudah siap dan ini memang sudah menjadi komitmen bersama masyarakat Pulau Padang. Kami akan memperjuangkan hak kami hingga titik darah penghabisan ujar Sutarno. jika aksi kami ini tidak digubris oleh pihak perusahaan maupun pemerintah daerah dan pusat.
Usai melakukan orasi di wilayah ini maupun di ibukota kabupaten kepulauan meranti, Kami dari massa STR coordinator wilayah kabupaten kepulauan meranti akan menjebolkan gendang telinga penghuni Istana dengan melakukan orasi di depan Istana Negara di Jakarta,Dan jika aspirasi kami tidak juga di dengar oleh para petinggi di negeri ini, kami akan meneruskan aksi menjahit mulut secara missal, hal ini demi membela dan melindungi hak-hak masyarakat Pulau Padang,”
.Ribuan Massa Kepung Kantor Camat Merbau
SELATPANJANG POST. Ribuan massa yang tergabung dalam Serikat Tani Riau (KPD STR) coordinator wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, kembali melakukan tuntutan dalam upayanya menolak keberadaan perusahaan pengelola HTI di wilayah mereka, Ribuan massa itu menggelar aksi massa di kantor Camat kecamatan Merbau..
Ribuan massa dari berbagai organisasi yang tergasbung dalam serikat tani riau melalui Koordinatornya,Sutarno dan M Ridwan Senin (3/1), Berujar akan melakukan pengusiran perusahan perusahaan pengelola hutan di pulau padang maupun di kecamatan merbau meskipun dengan dalih kesejahteraaan masyarakat, di samping itu kami menyayangkan dan mengecam atas kebijakan pemerintah daserah yang tidak mengindahkan aspirasi rakyat terkait penolakan program pengelolaan izin HTI di pulau padang.
“Melalui aksi orasi dan pengepungan Kantor Camat Merbau di Teluk Belitung ini, kami ribuan masyarakat yang ada di wilayah ini mendesak dan menuntut pemerintah SBY harus segera mencabut Izin operasional perusahaan perusahaan pengelola HTI di wilayah kabupaten kepulauan meranti.Selanjutnya kami mendesak pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti harus mengambil bersikap tegas, demi menyelamatkan keutuhan wilayah dan kelangsungan hidup masyarakatnya.,” tegas M Ridwan.
Dan jika aksi aksi massa yang kita lakukan, maka berikutnya aksi jahit mulut akan digelar oleh ratusan lascar pemuda tani dalam waktu dekat ini, mengingat pemerintah pusat dan daerah sama sekali tidak mendengar jeritan kami masyarakat di desa-desa. Yang mulai tidak konsentrasi lagi melakukan aktifitasnya mencari nafkah untuk menghidupi anak istri.. “Makanya kami hari ini melakukan aksi demo jika perlu akan melakukan aksi menjahit mulut kedepannya,” jelas M Ridwan.
Soalnya, menurut M Ridwan, dari informasi yang diperolehnya, pihak perusahaan dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi pertanda akan dimulainya Operasi HTI dan memasukkan alat beratnya di lokasi Desa Tanjung Padang. Hal ini sesuai dengan surat Camat Merbau yang ditujukan kepada Kepala Desa Tanjung Padang dengan nomor surat 100/Tapem/2010/451. Pada tanggal 20 Desember 2010.
Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang sangat kami sayangkan telah mengeluarkan surat rekomondasi terhadap perusahaan itu tentang memasukkan alat berat dan pembangunan Jetty di Tanjung Padang tersebut. Kedua persoalan tersebut, memicu Serikat Tani Riau (STR) coordinator wilayah Meranti, melakukan aksi demonya, dengan harapan agar pemerintah dapat meninjau kembali kebijakan yang telah dikeluarkan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris STR Meranti, Sutarno, melalui selulernya menambahkan, tidak kurang dari ribuan massa sebelum menuju ke Kantor Camat Merbau terlebih dahulu berkumpul di Sekretariat Fron Perjuangan Rakyat Meranti (FPRM) di Jalan Sudirman, Kelurahan Teluk Belitung. Mereka kemudian menuju kantor camat sekitar pukul 09.30 Wib dan aksi demo berakhir pada pukul 12.30 Wib.
Dalam kesempatan itu Camat Merbau Drs Duriat meminta kepada massa untuk mengutus perwakilan guna melakukan dialog di ruangan kerjanya, namun menurut kami camat juga tidak mungkin dapat menyelesaikan persoalan HTI ini, maka kami lebih memilih bubar, tapi yang penting kami sudah sampaikan aspirasi masyarakat tentang dampak dari keberadaan HTI di Pulang Padang ini,” Tegas Sutarno.
Lebih lanjut, pihaknya akan datang dengan jumlah anggota lebih ramai lagi ke lokasi dimana alat berat tersebut akan diturunkan, dengan tujuan untuk menghadang agar rencana pembuatan jetty dan mendatangkan alat berat tersebut tidak terjadi
.
"Apapun resiko akan kami terima secara bersama, dan kami minta pihak pemerintah jangan tinggal diam aja, dan jangan salahkan masyarakat jika nanti bertindak semena-mena dilapangan. Jangan cuma bela pihak perusahaan, sementara bakal terjadi kesengsaraan ditengah masyarakat tidak dipedulikan sama sekali," tegas Sekjen STR Meranti.
INGIN TAU SEPUTAR WILAYAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI,SILAHKAN AKSES HALAMAN INI,SETIAP HARI SELALU MENYAJIKAN BERBAGAI INFORMASI BARU.
Selasa, 01 Februari 2011
Minggu, 30 Januari 2011
PEMBENTUKAN TIM PANSUS CPNS 2010,GAGAL DI TANGAN DEWAN,KUAT DUGAAN ADANYA OKNUM DEWAN YANG TERLIBAT DALAM REKAYASAN HASIL CPNS
Usulan Pembentukan Tim Panus Kandas
Kuat Dugaan Ada Sejumlah Anggota Dewan Terlibat Dalam Rekayasan Tes CPNS 2010
SELATPANJANG POST- Usulan Pembentukan Tim panitia khusus (pansus) CPNS 2010,Yang Usulkan oleh anggota komisi 1 di DPRD kepulauan Meranti Ada indikasi di endapkan. Ini terjadi setelah pimpinan DPRD dan Komisi I,Punya hiby baru main pingpong ketika di kofirmasi wartawan, Bahkan saling lempar tanggung jawab
Meskipun hearing anatara angata anggoat DPRD dengan panitia CPNS 2010 sudah berlangsung dua minggu yang lalu ,Sayangnya nafu anggota dewan yang ketika itu merekomondasikan pembentukan pansus ketika hearing,Ternyata sampai detik itu kelanjutanya, Bahkan kabarnya pun semakin tak jelas, Bahkan di antara anggota DPRD yang ikut hearing dengan yang tiak ikut, ada kesan saling lempar tanggung jawab, Termasuk ketika wartawan ini mengkomfirmasi wakil ketua DPRD kabupaten kepulauan meranti, Yaitu M Tofiqurrahman dan M Jufri, kepada wartawan ini mengaku pihaknya belum mendapat salinan tertulis hasil maupun usulan hearing khususnya terkait usulan pembentukan tim pansus CPNS 2010
“ Berdasarkan komfirmasi yang kita lakukan keketua dewen, Sejauh ini ketua komisi satu selaku penyelnggara (pimpinan) hearing belum menyampaikan laporan secara tertulis terkait hasil hearing maupun usulan pembentukan tim pansusa, ke pimpinan dewan, Jadi bagai mana ungkin kita akan membahas di tingkat fraksi, sebab pembentukan tim pansus itu harus melalui hasil rapat pandangan fraksi, Ujar M Tofiquurahman S.Pd M.Si wakil ketua DPRD Kab kepulauan meranti di dampingi M JUfri di ruang kerjanya minggu lalu.
Menurut Tofiq Politisi dari partai gerindra itu menambahkan, Usulan pembentukan pansus itu memang di rekomondasikan dalam hearing, Namun usulan itu justru belum di sampaikan oleh ketua komisi 1 DPR,guna di tindak lanjuti dalam rapat fraksi, Sebab perlu di ketahui jika tidak ada laporan secara tertulis dari ketua komisi satu, mana mungkin kita akan membentuk tim pansus, tegasnya.
-----------------------------------
yang terlihat saling bertentangan pihak eksekutif- legislatif dalam sebuah sidang atau rapat. Terutama ketika keduanya membahas hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan rekayasa tinggkat tinggi penerimaan CPNS. Pertentangan selalu terjadi antara legislatif dan eksekutif. Dan pada saat itu juga keingginan pembentukan pansus sangat serius terlihat dari anggota DPRD yang hadir.
“ Hanya gertak sambal DPRD saja untuk pembentukan pansus tentang rekayasa tingkat tinggi penerimaan CPNS. Pasalnya, sampai sekarang pansus belum juga terbentuk. Bahkan, ada indikasi yang mengarah tidak terbentuknya pansus tersebut.” Ujar Zaini Mahadun selaku ketua Lembaga Pengawas Asset Negara Indonesi (LPANI). Minggu (30/01) kemarin.
Lanjutnya, mengatakan kita menyayangkan sikap pimpin DPRD yang seperti itu. Sebab, kalau pembentukan pansus ini gagal berarti masyarakat menilai DPRD tidak sanggup menjalankan tugasnya, dan masyarakat juga kecewa dan menilai ada permainan DPRD.
"Untuk itu kita menganggap pembentukan pansus ini penting. Selain dikhawatirkan penilaian dari masyarakat tentang kinerja DPRD, juga, kalau tidak diselesaikan sekarang, akan berdapak bahwa DPRD sudah kehilangan taringnya dan itu semua hanya gertakan belaka, “ sesal Zaini M.
Ketika ditanya masalah belum dibentuk karena unsur pimpinan belum lengkap Zaini mengatakan, menurutnya juga belum bisa membentuk pansus. Alasannya karena unsur pimpinan belum lengkap itu dianggap alasan klasik. Seharusnya pansus segera dibentuk agar penyidikan kecurangan yang bersarat KKN itu segera dapat diselesaikan.
“ Jika pansus itu memang dibutuhkan banyak masyarakat melihat tingkat urgen tidaknya persoalan itu, pansus bisa dibentuk. Karena tidak ada kaitannya dengan perda, kewenangan pembentukan pansus ada di pimpinan DPRD Kabupaten kepulauan Meranti.” ujar Zaini M lagi.
Kuat Dugaan Ada Sejumlah Anggota Dewan Terlibat Dalam Rekayasan Tes CPNS 2010
SELATPANJANG POST- Usulan Pembentukan Tim panitia khusus (pansus) CPNS 2010,Yang Usulkan oleh anggota komisi 1 di DPRD kepulauan Meranti Ada indikasi di endapkan. Ini terjadi setelah pimpinan DPRD dan Komisi I,Punya hiby baru main pingpong ketika di kofirmasi wartawan, Bahkan saling lempar tanggung jawab
Meskipun hearing anatara angata anggoat DPRD dengan panitia CPNS 2010 sudah berlangsung dua minggu yang lalu ,Sayangnya nafu anggota dewan yang ketika itu merekomondasikan pembentukan pansus ketika hearing,Ternyata sampai detik itu kelanjutanya, Bahkan kabarnya pun semakin tak jelas, Bahkan di antara anggota DPRD yang ikut hearing dengan yang tiak ikut, ada kesan saling lempar tanggung jawab, Termasuk ketika wartawan ini mengkomfirmasi wakil ketua DPRD kabupaten kepulauan meranti, Yaitu M Tofiqurrahman dan M Jufri, kepada wartawan ini mengaku pihaknya belum mendapat salinan tertulis hasil maupun usulan hearing khususnya terkait usulan pembentukan tim pansus CPNS 2010
“ Berdasarkan komfirmasi yang kita lakukan keketua dewen, Sejauh ini ketua komisi satu selaku penyelnggara (pimpinan) hearing belum menyampaikan laporan secara tertulis terkait hasil hearing maupun usulan pembentukan tim pansusa, ke pimpinan dewan, Jadi bagai mana ungkin kita akan membahas di tingkat fraksi, sebab pembentukan tim pansus itu harus melalui hasil rapat pandangan fraksi, Ujar M Tofiquurahman S.Pd M.Si wakil ketua DPRD Kab kepulauan meranti di dampingi M JUfri di ruang kerjanya minggu lalu.
Menurut Tofiq Politisi dari partai gerindra itu menambahkan, Usulan pembentukan pansus itu memang di rekomondasikan dalam hearing, Namun usulan itu justru belum di sampaikan oleh ketua komisi 1 DPR,guna di tindak lanjuti dalam rapat fraksi, Sebab perlu di ketahui jika tidak ada laporan secara tertulis dari ketua komisi satu, mana mungkin kita akan membentuk tim pansus, tegasnya.
-----------------------------------
yang terlihat saling bertentangan pihak eksekutif- legislatif dalam sebuah sidang atau rapat. Terutama ketika keduanya membahas hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan rekayasa tinggkat tinggi penerimaan CPNS. Pertentangan selalu terjadi antara legislatif dan eksekutif. Dan pada saat itu juga keingginan pembentukan pansus sangat serius terlihat dari anggota DPRD yang hadir.
“ Hanya gertak sambal DPRD saja untuk pembentukan pansus tentang rekayasa tingkat tinggi penerimaan CPNS. Pasalnya, sampai sekarang pansus belum juga terbentuk. Bahkan, ada indikasi yang mengarah tidak terbentuknya pansus tersebut.” Ujar Zaini Mahadun selaku ketua Lembaga Pengawas Asset Negara Indonesi (LPANI). Minggu (30/01) kemarin.
Lanjutnya, mengatakan kita menyayangkan sikap pimpin DPRD yang seperti itu. Sebab, kalau pembentukan pansus ini gagal berarti masyarakat menilai DPRD tidak sanggup menjalankan tugasnya, dan masyarakat juga kecewa dan menilai ada permainan DPRD.
"Untuk itu kita menganggap pembentukan pansus ini penting. Selain dikhawatirkan penilaian dari masyarakat tentang kinerja DPRD, juga, kalau tidak diselesaikan sekarang, akan berdapak bahwa DPRD sudah kehilangan taringnya dan itu semua hanya gertakan belaka, “ sesal Zaini M.
Ketika ditanya masalah belum dibentuk karena unsur pimpinan belum lengkap Zaini mengatakan, menurutnya juga belum bisa membentuk pansus. Alasannya karena unsur pimpinan belum lengkap itu dianggap alasan klasik. Seharusnya pansus segera dibentuk agar penyidikan kecurangan yang bersarat KKN itu segera dapat diselesaikan.
“ Jika pansus itu memang dibutuhkan banyak masyarakat melihat tingkat urgen tidaknya persoalan itu, pansus bisa dibentuk. Karena tidak ada kaitannya dengan perda, kewenangan pembentukan pansus ada di pimpinan DPRD Kabupaten kepulauan Meranti.” ujar Zaini M lagi.
Selasa, 18 Januari 2011
KOMISI 1 DPRD USAI HEARING SEBUTKAN TES CPNS 2010 DI MERANTI AKAL-AKALAN SAJA
KOMISI 1 : SEBUTKAN SISTEM PENERIMAAN CPNS 2010 AMBURADUL
SELAIN BANYAK KELANGGALAN.SEKDA & KEPALA BKD DI ANGGAP BERBELIT-BELIT
SELATPANJANG.Hearing antara komisi I DPRD Mernati dengan pihak panitia penerimaan CPNS Meranti (18/1) yang di gelar di ruang sidang komisi I DPD Meranti Jl.Dorak sempat berjalan panas. Pihak panita penerimaan CPNS Meranti yang diwakili Sekdakab Zubiarsyah dan Sekretaris Dra. Syariah sempat kewalahan dicerca pertanyaan oleh anggota komisi I DPRD Meranti yang menilai seleksi peneriaman CPNS Meranti penuh dengan intrik dan permainan. “Yang menentukan kelulusan CPNS Meranti ini Bupati atau pihak Menpan dan UI. Kalau memang dari pusat, kenapa ada perserta yang lulus kemduian dibatalkan dan dinyatakan tidak lulus. Kita minta agar pemkab Meranti berterus terang dan tidak bohong. Tolong sampaikan secara jujur biar semua persoalan ini jelas” ujar Hafizan Abbas, Sag dengan nada tegas.
Pernyataan senada juga diungkapkan H.Adil. Politisi Hanura ini menilai pemkab Meranti terkesan menutup-nutupi terkait proses penerimaan CPNS, layaknya kayak main petak umpat. Kalau memang fair, kenapa masih ada suara-suara sumbang yang beredar ditengah-tengah mayarakat. Mulai dari persoalan adanya informasi peserta tes yang tidak ikut tes kemudian dinyataka lulus tes CPNS. Untuk itu kita minta agar pihak panitia menyerahkan data peseta yang ikut tes CPNS, dan data rekap kelulusan yang dikeluarkan oleh UI sebagai pihak yang bertanggung jawab menentukan kelulusan tes CPNS ke komisi I.
Sementara itu kepala BKD Dra. Syariah dihadapan anggota komisi I mengatakan, persoalan penetapan keluusan itu ditentukan oleh pihak UI. Pihaknya tidak ikut campur dalam penetapan kelulusan. Hanya saja lembaran kelulusan yang dikirim UI tidak dalam bentuk baku,melainkan pihak panitia masih harus melakukan pendataan ulang. “Hal inilah yang menyebabkan terjadinya keterlambaan pengumuman. Dan hal ini jugalah yang menyebabkan terjadinya kesalahan pengumuman adanya peserta yang lulus dan tenyata tidak lulus dan peserta tersebut kita berikan uang sagu hati sebesar Rp. 1 juta rupiah” ujar Syariah.
Jawaban kepala BKD yang terkesan berbelit-belit dan tidak transparan sempat membuat sejumlah anggota komisi I kesa. Ajir Arika sempat mengentak meja dan menilai pihak pemkab Meranti diniai tidak fair. Bahkan Ajis dalam rapat dengar tersebut sempat menyesalakan s ikap Bupati Meranti Drs. Irwan Nasir yang sempat marah dengan digelarnya hearing antara komisi I dengan pihak panitia penerimaan CPNS Meranti. “ Kenapa Bupati harus marah dengan digelarnya hearing ini. Seharusnya Bupati legowo dengan kebijakan dewan menggelar hearing ini, bagaimapun juga dewan berhak melakukan haering untuk mempertanyakan berbagai persoalan-persoalan yang dinilai meruigkan masyarakat. Jangan membodoh-bodohi masyarakat” tegas Politisi PBD Meranti ini.
Bentuk Pansus CPNS Meranti
Ketua Komisi I Herman juga sempat kesal dengan jawaban Kepala BKD yang dinilai tidak transparan. Komisi I Menilai selsi penerimaan CPNS Meranti penuh dengan intrik dan permainan.Munculnya berbagai isu miirng di tengah-tengah masyarakat merupaka salah satu idikasi bahwa ada yang tidak beres. “Jangan melakukan pembohongan l agilah. Tolong berbicara secara detial dan transparan. Komisi I meilhat ada akal-akalan dari pihak panitia dalam seleks penerimaan CPND di Meranti. Dan ini merugikan masyarakat. Untuk itu, komisi I meminta akan mengajukan ke pimpinan dewan agar dibentuk pansus khusus terkait penerimaan CPNS Meranti ini” uja r Herman.
Bupati kepuluan Meranti kepada sejumlah wartatawan mengatakan, persoalan CPNS ini sebenarnya tidak perlu di besar-besarkan sampai harus hearing. Persoalanya pihak komisi I juga sudah ke Menpan dan UI di Jakarta terkait proses peneriaman CPNS ini. Dengan demikian, pihak komisi I sudah bisa menjelaskan ke masyarakat. “Proses seleksi dan tes CPNS itu sangat ketat, dan tidak mungkin ada kecurangan. Kalau memang ada temuan kecurangan silakan buat laoran tertulis ke pemrintah kabupaten kepuluan Meranti. Kita akan sampaikan laporan tersebut ke Menpan” tegas Bupati
Komisi I Nilai Penerimaan CPNS 2011 Di Meranti Hanya Akal-Akalan Belaka
H.M Adil” Banyak Kejanggalan. komisi I Rekomondasikan Bentuk Tim Pansus
SELATPANJANG - Dalam dengar pendapat (Hearing ) bersama DPRD Kepulauan Meranti Selasa (18/1) bertempat di Ruang sidang DPRD Meranti, Tim Panitia CPNS 2010 dalam hal ini diundang ketua panitia, sekretaris panitia dan anggota lainnya terkesan monoton memberikan pemaparan sehingga diantara pemaparan yang disampaikan mendapat bantahan keras dari beberapa komisi I DPRD Meranti yang menganggap banyak kebohongan dari apa yang disampaikan panitia, hal itu juga membuat yang hadir dalam hearing tersebut sontak tertawa
Suatu apreasiasi yang kurang di berikan DPRD terhadap panitia CPNS 2010 terkait pemaparan dalam klarifikasi panitia CPNS 2010 meranti di dalam hearing bersama, tak hayal juga dari beberapa data yang dikantongi dan dipertanyakan dewan kepada panitia tak dapat dijawab dengan puas. beberapa stament yang membuat kondisi hearing dalam nuangsa menggelikan itu salah satunya kebohongan kepala BKD yang mengatakan tidak di perbolehkan ke UI melihat langsung, padahal seluruh Kepala BKD Seluruh kabupaten se Riau ikut menyaksikan pemeriksaan saat itu.
“ Kepala BKD sama sekali tidak tahu siapa saja anggota dewan yang ikut ke Jakarta, lalu kalau dikatakan tidak boleh ikut menyaksikan langsung, itu artinya sudah ada kebohongan, kami saja dijakarta berkumpul dengan kepala BKD di seluruh kabupaten kota hanya BKD Meranti saja yang tidak terlihat, itu anda sudah bohong seraya telujuk jarinya mengarah ke Kepala BKD Sariah. dalam forum hearing ” ujar ketua Komisi I Herman Muhayan saat membantah ungkapan kepala BKD di dalam hearing kemarin.
Sementara itu mekanisme yang dipaparkan oleh panitia diantaranya kembali secara manuverver di pertanyakan dewan dengan meminta hasil scoring nilai seluruh peserta yang ukut tes tulis CPNS, selain itu juga dewan meminta data SK yang dikeluarkan untuk merubah dan menambah formasi di bidang kesehatan dan bidang lainnya. Data data tersebut dan dari klarifikasi panitia ini juga akan di jadikan bahan bagi dewan untuk menindaklanjuti kebenaran CPNS, salah satunya penawaraan beberapa anggota untuk dilakukan pembentukan Panitia khusus( Pansus) Guna menindaklanjuti kebenaran CPNS ini.
“ Kita akan jadikan data data tersebut sebagai bahan untuk di pelajari, ini juga sangat perlu di bentuk pansus sesegera mungkin menindaklanjuti beberapa dari klarifikasi panitia yang kurang jelas dan tidak memuaskan.”
Sementara itu Azis dari fraksi PBR juga sontak marah atas geliat panitia yang tidak menghargai dewan selaku perwakilan rakyat dan fungsi kontrol di dalam pemerintah “ saya katakana jika Bupati bisa meradang sayapun juga bisa merandang, saya sangat kecewa pemerintah kepulauan meranti tidak menghargai kami sebagai fungi control di daerah ini, untuk itu saya mengusulkan untuk pembentukan pansus, jika dalam hasil pansus nanti terbongkar permainan yang dilakukan panitia CPNS Kami akan menempuh jalur hokum untuk ini. Ini serius ujarnya dengan suara lantang.
Adapun yang hadir dalam dengar pendapat tersebut dari kepanitian yakni Sekdakab Kepulauan Meranti H Zubiarsyah MS SH, Kepala BKD Sariah ,Asisten I, Kepala Inspektorat, tokoh masyarakat dan insane Pers di meranti. Sementara itu ketua Komisi I Herman Muhayan, .H Adil SH, Azis, Asmawi, Emiratna, dedi Putra, Wakil Ketua DPRD Taufikurahman, dan sejumlah anggota dewan lainnya dari berbagai komisi.
Bentuk Pansus CPNS Meranti
Ketua Komisi I Herman juga sempat kesal dengan jawaban Kepala BKD yang dinilai tidak transparan. Komisi I Menilai selsi penerimaan CPNS Meranti penuh dengan intrik dan permainan.Munculnya berbagai isu miirng di tengah-tengah masyarakat merupaka salah satu idikasi bahwa ada yang tidak beres. “Jangan melakukan pembohongan l agilah. Tolong berbicara secara detial dan transparan. Komisi I meilhat ada akal-akalan dari pihak panitia dalam seleks penerimaan CPND di Meranti. Dan ini merugikan masyarakat. Untuk itu, komisi I meminta akan mengajukan ke pimpinan dewan agar dibentuk pansus khusus terkait penerimaan CPNS Meranti ini” uja r Herman.
Bupati kepuluan Meranti kepada sejumlah wartatawan mengatakan, persoalan CPNS ini sebenarnya tidak perlu di besar-besarkan sampai harus hearing. Persoalanya pihak komisi I juga sudah ke Menpan dan UI di Jakarta terkait proses peneriaman CPNS ini. Dengan demikian, pihak komisi I sudah bisa menjelaskan ke masyarakat. “Proses seleksi dan tes CPNS itu sangat ketat, dan tidak mungkin ada kecurangan. Kalau memang ada temuan kecurangan silakan buat laoran tertulis ke pemrintah kabupaten kepuluan Meranti. Kita akan sampaikan laporan tersebut ke Menpan” tegas Bupati
ALOKASI DANA APBN UNTUK MERANTI 2011 MENINGKAT TAJAM
SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Nasir MSi mengharapkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kepulauan Meranti tahun 2011 yang didapatkan dari dana Anggaran Pendapatan belanja Negara (APBN) sebesar 45 milyar lebih, bisa dioptimalkan untuk pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang saat ini sangat membutuhkan.
Lanjutnya, mengatakan peningkatan itu sangat signifikan, mengingat pada tahun 2010, Meranti hanya mendapatkan sebesar 8 Milyard lebih.“ Ya, kita mendapatkan DAK pada tahun 2011 ini sebesar 45 milyar lebih. Dengan besaran yang kita dapatkan itu, diharapkan dapat membantu optimalisasi pembangunan di Kabupaten kita ini,” ujarnya.
Jelasnya untuk bidang kesehatan, nanti akan ada pembangunan dua unit puskesmas di Meranti yang tentunya bersumber dari DAK, optimalisasi pembangunan nantinya mudah-mudahan bisa segera dirasakan oleh masyarakat di Meranti. “ Besarnya yang kita dapatkan tersebut, tidak hanya perjuangan saya. Namun juga pejabat lainnya di Meranti yang telah membantu untuk mendapatkan besaran dana DAK tersebut. Dari besaran tersebut juga nantinya akan ada dana pendamping yang bersumber dari APBD Meranti, sebesar paling besar 10 persen,” ungkapnya.
Pencapaian itu juga akan diusahakan bisa terus meningkat nantinya pada tahun selanjutnya (2012). Supaya proses pembangunan-pembangunan lainnya akan terus berjalan. Tahun 2011, Bagun Dua Gedung Kantor Disisi lain, bahwa akan ada pembangunan sebanyak dua gedung pemerintahan. Pembangunan itu juga berasal dari DAK tahun 2010 lalu.
“ Satu gedung akan dibangun di kantor Bupati. Satu gedung lainnya saat ini telah berjalan dan sedang proses penyelesaian, tepatnya dibelakang kantor Bupati,” katanya. Saat ditanyakan peruntukan dinas yang akan menempati, dijelaskan Irwan, bahwa akan disesuaikan dengan kebutuhan menurut skala prioritas Dinas. Karena saat ini akan banyak Dinas yang akan mengontrak gedung, dikarenakan, perluasan SOTK Meranti.
“ Kita akan usahakan gedung yang sedang dibangun tersebut, untuk pelayanan ke masyarakat. Kemungkinan akan diperuntukkan Bagi Dinas Kependudukan, Pencacatan Sipil, dan Disperindag. Tapi kita lihat saja nanti. Jadi, SOTK yang baru diperluas, bisa sebagiannya kita tempatkan disana nantinya,” ujarnya mengakhiri.
=====================================================================
Tindak Tegas APMS Penjual BBM Ke Pengusaha Nakal
-Taufiqurrahman : cabut izin APMSnya
Selatpanjang,Ulah APMS Is yang menjujal BBM premium ke oknum pengusaha Nakal di Selat Akar kecamatan Merbau, sempat membuat kesal pihak DPRD Meranti. Pasalnya, ribuan premium yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dijual ke pengusaha untuk mensuplai bahan bakar bagi kegialan illegal penyeludupan rokok gudang garam ke Malaysia.
Hal ini tidak hanya menyalahi aturan, tapi juga sudah menimbulkan kelangkaan premium di kecamatan Merbau. Pernyataan ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Meranti Taufiqurrahman kepada Selatpanjangpost (18/1) di Selatpanjang. "Pemkab Harus menindak tegas APMS yang melanggar aturan penyaluran BBM. Ulah APMS Is yang menjual premium ke oknum pengushaa nakal untuk mendukung kegiatan penyeludupan rokok sudah jelas-jelas melanggara aturan. Membiarkan persoalan ini berlarut-larut tidak hanya akan mengancam ketersediaan BBM. Disisi lainnya, secara tidak langsung pemkab melegalklan aktifitas penyeledupan rokok gudang garam di Selat Akar kecamatan Merbau" tegas wakil ketua DPRD Mernati tersebut.
Menurut Taufik, apapun alasannya ulah APMS menjual BBM premium ke oknum pengusaha nakal tersebut sudah melanggara mekanisme dan aturan penyeluran BBM untuk masyarkat. Pemerintah melalui pihak pertamina sudah mengalokasikan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bukan malah sebaliknya untuk mendukung kepentingan prektek penyeludupan yang nota benenya melanggara UU. Untuk itu pemkab Meranti harus menindak tegas APMS terkait. Kalau memang benar terbukti, cabut izin usahanya. Soalnya, kalau kasus-kasua seperti ini dibiarkan berlarut-larut akan dihawatirkan akan semakin memperburuk kelangkaan stock premium. Kalah sekarang ini premium, bukan tidakmungkin akan mermbah ke bahan bakar lainnya.
Pernyataan senada juga diungkapkan H.Adil. Menurut Politisi Hanura Selatpanjang tersebut pemerintah telah menetapkan ketentuan dan mekanirms dalam penyaluran BBM untuk masyarakat. Aturan tersebut harus diiukti oleh APMS tanpa terkecuali. Untuk itu, ulah APMS yang menjual premium dalam partai besar sampai 20 drum dalam satu pekan, jelas-jelas sudah merupakan satu kesalahan. Apalagi bahan bakar tersebut disuplai untk mendukung aktifitas penyeludupan rokok gudang garam ke Malaysia. Ulah APMS ini tidak hanya melanggar aturan dan mekanisme penyaluran BBM, tapi juga sudah mengarah pada praktek spekulasi yang merugikan masyarakat. Konsekuensinya, pemkab Meranti harus menindak tegas APMS terkait, cabut izin APMSnya.
Panggil pihak APMS
Sementara itu camat Merbau Duriat kepada selatpanjangpost mengatakan pihaknya juga sudah ada mendapat laporan dari masyaraat terkait penjulan puluhan drum premium oleh PMS Is ke oknum pengusaha nakal Acin di Selat Akar. Untuk itu, dalam waktu dekat ini pemda kecamatan Merbau akan segara memanggil pihak APMS. "Kalau memang terbukti benar, kita akan laporkan ke Bupati Mernati. Bagaimanapun juga, pendistribusian premium itu ada mekanisme dan aturannya. Melanggar aturan, bisa dikenakan tindakan tegas termasuk pencabutan izin operasional APMS terkait. Meskipun demikian, persoalan ini harus didudukkan dulu kebenarnnya" tegas camat Merbau tersebut.
OPTIMALKAN PENGGUNAAN DANA BOS
RANGSANG BARAT - Mekanisme penyaluran dana anggaran biaya operasional sekolah (BOS), mulai tahun depan diubah. Tujuannya, agar tepat waktu, tepat jumlah dan tak ada penyelewengan dana. Sesuai dengan Peraturan menteri pendidikan nasional (Permendiknas) No.37 tahun 2010 dan Peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) No.13 tentang penggunaan dana BOS.
Dinas pendidikan kabupaten kepulauan Meranti melalui kepala bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Sukirno saat melaksanakan sosialisasi tentang pengunaan dana BOS di kecamatan Rangsang Barat, Senin (17/01) kemarin. Mengatakan, bahwasanya untuk tahun 2011 mekanisme dana BOS dianggarakan lansung ke kabupaten/kota.
“ Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dana BOS yang dikeluarkan dari APBN yang turun ke provinsi baru turun ke kabupaten/kota, mulai tahun 2011 dana bos melalui dana APBN lansung di turunkan ke kabupaten/kota,” ujarnya
Dalam mekanisme baru ini, sekolah diharapkan sudah memiliki perencanaan sejak awal untuk penggunaan dana BOS. Pelaksanaan penggunaannya juga harus dilaporkan secara transparan oleh manajemen BOS di daerah maupun di pusat. Terdapat tiga prinsip penyaluran dana BOS ke kabupaten/ kota. Pertama, terkait ketepatan. Transfer dana BOS harus satu waktu. Ini penting, karena BOS mengcover sekitar 70 persen biaya operasional sekolah.
“ Prinsip dasar penyaluran dana BOS 2011, yaitu harus tepat waktu, tepat jumlah dan tepat penggunaan. Untuk apa saja penggunaan BOS juga sudah ada petunjuk teknisnya,” katanya
Prinsip kedua, adalah tepat jumlah. Dana Bos harus dipastikan antara jumlah dana yang diterima harus sama dengan jumlah siswa di sekolah. Karena itu penting melakukan validitas di tingkat sekolah. Selain itu dana BOS harus berupa uang, bukan barang.
Prinsip ketiga, tepat penggunaan. Sekolah harus sejak awal sudah dapat merencanakan terhadap penggunaan dana BOS dengan prinsip transparansi dan akuntabel, serta dapat diumumkan secara berkala minimal tiga bulan sekali. BOS menjadi domain publik, tapi tidak setiap saat orang bisa menanyakan laporan BOS setiap saat.
Setiap tiga bulan sekolah wajib melaporkan pengeluaran dana BOS. Setelah itu, laporan pengeluaran tersebut ditempel di sekolah dan disampaikan ke managemen BOS baik di daerah dan pusat.
” Penyaluran dana BOS ditransfer ke kabupaten/kota diharapkan bisa menjadi proses pembelajaran anti korupsi dan meningkatkan kejujuran baik peserta didik maupun satuan pendidikan. Oleh karena itu, program BOS harus dijalankan dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dan good government,” katanya
SELAIN BANYAK KELANGGALAN.SEKDA & KEPALA BKD DI ANGGAP BERBELIT-BELIT
SELATPANJANG.Hearing antara komisi I DPRD Mernati dengan pihak panitia penerimaan CPNS Meranti (18/1) yang di gelar di ruang sidang komisi I DPD Meranti Jl.Dorak sempat berjalan panas. Pihak panita penerimaan CPNS Meranti yang diwakili Sekdakab Zubiarsyah dan Sekretaris Dra. Syariah sempat kewalahan dicerca pertanyaan oleh anggota komisi I DPRD Meranti yang menilai seleksi peneriaman CPNS Meranti penuh dengan intrik dan permainan. “Yang menentukan kelulusan CPNS Meranti ini Bupati atau pihak Menpan dan UI. Kalau memang dari pusat, kenapa ada perserta yang lulus kemduian dibatalkan dan dinyatakan tidak lulus. Kita minta agar pemkab Meranti berterus terang dan tidak bohong. Tolong sampaikan secara jujur biar semua persoalan ini jelas” ujar Hafizan Abbas, Sag dengan nada tegas.
Pernyataan senada juga diungkapkan H.Adil. Politisi Hanura ini menilai pemkab Meranti terkesan menutup-nutupi terkait proses penerimaan CPNS, layaknya kayak main petak umpat. Kalau memang fair, kenapa masih ada suara-suara sumbang yang beredar ditengah-tengah mayarakat. Mulai dari persoalan adanya informasi peserta tes yang tidak ikut tes kemudian dinyataka lulus tes CPNS. Untuk itu kita minta agar pihak panitia menyerahkan data peseta yang ikut tes CPNS, dan data rekap kelulusan yang dikeluarkan oleh UI sebagai pihak yang bertanggung jawab menentukan kelulusan tes CPNS ke komisi I.
Sementara itu kepala BKD Dra. Syariah dihadapan anggota komisi I mengatakan, persoalan penetapan keluusan itu ditentukan oleh pihak UI. Pihaknya tidak ikut campur dalam penetapan kelulusan. Hanya saja lembaran kelulusan yang dikirim UI tidak dalam bentuk baku,melainkan pihak panitia masih harus melakukan pendataan ulang. “Hal inilah yang menyebabkan terjadinya keterlambaan pengumuman. Dan hal ini jugalah yang menyebabkan terjadinya kesalahan pengumuman adanya peserta yang lulus dan tenyata tidak lulus dan peserta tersebut kita berikan uang sagu hati sebesar Rp. 1 juta rupiah” ujar Syariah.
Jawaban kepala BKD yang terkesan berbelit-belit dan tidak transparan sempat membuat sejumlah anggota komisi I kesa. Ajir Arika sempat mengentak meja dan menilai pihak pemkab Meranti diniai tidak fair. Bahkan Ajis dalam rapat dengar tersebut sempat menyesalakan s ikap Bupati Meranti Drs. Irwan Nasir yang sempat marah dengan digelarnya hearing antara komisi I dengan pihak panitia penerimaan CPNS Meranti. “ Kenapa Bupati harus marah dengan digelarnya hearing ini. Seharusnya Bupati legowo dengan kebijakan dewan menggelar hearing ini, bagaimapun juga dewan berhak melakukan haering untuk mempertanyakan berbagai persoalan-persoalan yang dinilai meruigkan masyarakat. Jangan membodoh-bodohi masyarakat” tegas Politisi PBD Meranti ini.
Bentuk Pansus CPNS Meranti
Ketua Komisi I Herman juga sempat kesal dengan jawaban Kepala BKD yang dinilai tidak transparan. Komisi I Menilai selsi penerimaan CPNS Meranti penuh dengan intrik dan permainan.Munculnya berbagai isu miirng di tengah-tengah masyarakat merupaka salah satu idikasi bahwa ada yang tidak beres. “Jangan melakukan pembohongan l agilah. Tolong berbicara secara detial dan transparan. Komisi I meilhat ada akal-akalan dari pihak panitia dalam seleks penerimaan CPND di Meranti. Dan ini merugikan masyarakat. Untuk itu, komisi I meminta akan mengajukan ke pimpinan dewan agar dibentuk pansus khusus terkait penerimaan CPNS Meranti ini” uja r Herman.
Bupati kepuluan Meranti kepada sejumlah wartatawan mengatakan, persoalan CPNS ini sebenarnya tidak perlu di besar-besarkan sampai harus hearing. Persoalanya pihak komisi I juga sudah ke Menpan dan UI di Jakarta terkait proses peneriaman CPNS ini. Dengan demikian, pihak komisi I sudah bisa menjelaskan ke masyarakat. “Proses seleksi dan tes CPNS itu sangat ketat, dan tidak mungkin ada kecurangan. Kalau memang ada temuan kecurangan silakan buat laoran tertulis ke pemrintah kabupaten kepuluan Meranti. Kita akan sampaikan laporan tersebut ke Menpan” tegas Bupati
Komisi I Nilai Penerimaan CPNS 2011 Di Meranti Hanya Akal-Akalan Belaka
H.M Adil” Banyak Kejanggalan. komisi I Rekomondasikan Bentuk Tim Pansus
SELATPANJANG - Dalam dengar pendapat (Hearing ) bersama DPRD Kepulauan Meranti Selasa (18/1) bertempat di Ruang sidang DPRD Meranti, Tim Panitia CPNS 2010 dalam hal ini diundang ketua panitia, sekretaris panitia dan anggota lainnya terkesan monoton memberikan pemaparan sehingga diantara pemaparan yang disampaikan mendapat bantahan keras dari beberapa komisi I DPRD Meranti yang menganggap banyak kebohongan dari apa yang disampaikan panitia, hal itu juga membuat yang hadir dalam hearing tersebut sontak tertawa
Suatu apreasiasi yang kurang di berikan DPRD terhadap panitia CPNS 2010 terkait pemaparan dalam klarifikasi panitia CPNS 2010 meranti di dalam hearing bersama, tak hayal juga dari beberapa data yang dikantongi dan dipertanyakan dewan kepada panitia tak dapat dijawab dengan puas. beberapa stament yang membuat kondisi hearing dalam nuangsa menggelikan itu salah satunya kebohongan kepala BKD yang mengatakan tidak di perbolehkan ke UI melihat langsung, padahal seluruh Kepala BKD Seluruh kabupaten se Riau ikut menyaksikan pemeriksaan saat itu.
“ Kepala BKD sama sekali tidak tahu siapa saja anggota dewan yang ikut ke Jakarta, lalu kalau dikatakan tidak boleh ikut menyaksikan langsung, itu artinya sudah ada kebohongan, kami saja dijakarta berkumpul dengan kepala BKD di seluruh kabupaten kota hanya BKD Meranti saja yang tidak terlihat, itu anda sudah bohong seraya telujuk jarinya mengarah ke Kepala BKD Sariah. dalam forum hearing ” ujar ketua Komisi I Herman Muhayan saat membantah ungkapan kepala BKD di dalam hearing kemarin.
Sementara itu mekanisme yang dipaparkan oleh panitia diantaranya kembali secara manuverver di pertanyakan dewan dengan meminta hasil scoring nilai seluruh peserta yang ukut tes tulis CPNS, selain itu juga dewan meminta data SK yang dikeluarkan untuk merubah dan menambah formasi di bidang kesehatan dan bidang lainnya. Data data tersebut dan dari klarifikasi panitia ini juga akan di jadikan bahan bagi dewan untuk menindaklanjuti kebenaran CPNS, salah satunya penawaraan beberapa anggota untuk dilakukan pembentukan Panitia khusus( Pansus) Guna menindaklanjuti kebenaran CPNS ini.
“ Kita akan jadikan data data tersebut sebagai bahan untuk di pelajari, ini juga sangat perlu di bentuk pansus sesegera mungkin menindaklanjuti beberapa dari klarifikasi panitia yang kurang jelas dan tidak memuaskan.”
Sementara itu Azis dari fraksi PBR juga sontak marah atas geliat panitia yang tidak menghargai dewan selaku perwakilan rakyat dan fungsi kontrol di dalam pemerintah “ saya katakana jika Bupati bisa meradang sayapun juga bisa merandang, saya sangat kecewa pemerintah kepulauan meranti tidak menghargai kami sebagai fungi control di daerah ini, untuk itu saya mengusulkan untuk pembentukan pansus, jika dalam hasil pansus nanti terbongkar permainan yang dilakukan panitia CPNS Kami akan menempuh jalur hokum untuk ini. Ini serius ujarnya dengan suara lantang.
Adapun yang hadir dalam dengar pendapat tersebut dari kepanitian yakni Sekdakab Kepulauan Meranti H Zubiarsyah MS SH, Kepala BKD Sariah ,Asisten I, Kepala Inspektorat, tokoh masyarakat dan insane Pers di meranti. Sementara itu ketua Komisi I Herman Muhayan, .H Adil SH, Azis, Asmawi, Emiratna, dedi Putra, Wakil Ketua DPRD Taufikurahman, dan sejumlah anggota dewan lainnya dari berbagai komisi.
Bentuk Pansus CPNS Meranti
Ketua Komisi I Herman juga sempat kesal dengan jawaban Kepala BKD yang dinilai tidak transparan. Komisi I Menilai selsi penerimaan CPNS Meranti penuh dengan intrik dan permainan.Munculnya berbagai isu miirng di tengah-tengah masyarakat merupaka salah satu idikasi bahwa ada yang tidak beres. “Jangan melakukan pembohongan l agilah. Tolong berbicara secara detial dan transparan. Komisi I meilhat ada akal-akalan dari pihak panitia dalam seleks penerimaan CPND di Meranti. Dan ini merugikan masyarakat. Untuk itu, komisi I meminta akan mengajukan ke pimpinan dewan agar dibentuk pansus khusus terkait penerimaan CPNS Meranti ini” uja r Herman.
Bupati kepuluan Meranti kepada sejumlah wartatawan mengatakan, persoalan CPNS ini sebenarnya tidak perlu di besar-besarkan sampai harus hearing. Persoalanya pihak komisi I juga sudah ke Menpan dan UI di Jakarta terkait proses peneriaman CPNS ini. Dengan demikian, pihak komisi I sudah bisa menjelaskan ke masyarakat. “Proses seleksi dan tes CPNS itu sangat ketat, dan tidak mungkin ada kecurangan. Kalau memang ada temuan kecurangan silakan buat laoran tertulis ke pemrintah kabupaten kepuluan Meranti. Kita akan sampaikan laporan tersebut ke Menpan” tegas Bupati
ALOKASI DANA APBN UNTUK MERANTI 2011 MENINGKAT TAJAM
SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Nasir MSi mengharapkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kepulauan Meranti tahun 2011 yang didapatkan dari dana Anggaran Pendapatan belanja Negara (APBN) sebesar 45 milyar lebih, bisa dioptimalkan untuk pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang saat ini sangat membutuhkan.
Lanjutnya, mengatakan peningkatan itu sangat signifikan, mengingat pada tahun 2010, Meranti hanya mendapatkan sebesar 8 Milyard lebih.“ Ya, kita mendapatkan DAK pada tahun 2011 ini sebesar 45 milyar lebih. Dengan besaran yang kita dapatkan itu, diharapkan dapat membantu optimalisasi pembangunan di Kabupaten kita ini,” ujarnya.
Jelasnya untuk bidang kesehatan, nanti akan ada pembangunan dua unit puskesmas di Meranti yang tentunya bersumber dari DAK, optimalisasi pembangunan nantinya mudah-mudahan bisa segera dirasakan oleh masyarakat di Meranti. “ Besarnya yang kita dapatkan tersebut, tidak hanya perjuangan saya. Namun juga pejabat lainnya di Meranti yang telah membantu untuk mendapatkan besaran dana DAK tersebut. Dari besaran tersebut juga nantinya akan ada dana pendamping yang bersumber dari APBD Meranti, sebesar paling besar 10 persen,” ungkapnya.
Pencapaian itu juga akan diusahakan bisa terus meningkat nantinya pada tahun selanjutnya (2012). Supaya proses pembangunan-pembangunan lainnya akan terus berjalan. Tahun 2011, Bagun Dua Gedung Kantor Disisi lain, bahwa akan ada pembangunan sebanyak dua gedung pemerintahan. Pembangunan itu juga berasal dari DAK tahun 2010 lalu.
“ Satu gedung akan dibangun di kantor Bupati. Satu gedung lainnya saat ini telah berjalan dan sedang proses penyelesaian, tepatnya dibelakang kantor Bupati,” katanya. Saat ditanyakan peruntukan dinas yang akan menempati, dijelaskan Irwan, bahwa akan disesuaikan dengan kebutuhan menurut skala prioritas Dinas. Karena saat ini akan banyak Dinas yang akan mengontrak gedung, dikarenakan, perluasan SOTK Meranti.
“ Kita akan usahakan gedung yang sedang dibangun tersebut, untuk pelayanan ke masyarakat. Kemungkinan akan diperuntukkan Bagi Dinas Kependudukan, Pencacatan Sipil, dan Disperindag. Tapi kita lihat saja nanti. Jadi, SOTK yang baru diperluas, bisa sebagiannya kita tempatkan disana nantinya,” ujarnya mengakhiri.
=====================================================================
Tindak Tegas APMS Penjual BBM Ke Pengusaha Nakal
-Taufiqurrahman : cabut izin APMSnya
Selatpanjang,Ulah APMS Is yang menjujal BBM premium ke oknum pengusaha Nakal di Selat Akar kecamatan Merbau, sempat membuat kesal pihak DPRD Meranti. Pasalnya, ribuan premium yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dijual ke pengusaha untuk mensuplai bahan bakar bagi kegialan illegal penyeludupan rokok gudang garam ke Malaysia.
Hal ini tidak hanya menyalahi aturan, tapi juga sudah menimbulkan kelangkaan premium di kecamatan Merbau. Pernyataan ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Meranti Taufiqurrahman kepada Selatpanjangpost (18/1) di Selatpanjang. "Pemkab Harus menindak tegas APMS yang melanggar aturan penyaluran BBM. Ulah APMS Is yang menjual premium ke oknum pengushaa nakal untuk mendukung kegiatan penyeludupan rokok sudah jelas-jelas melanggara aturan. Membiarkan persoalan ini berlarut-larut tidak hanya akan mengancam ketersediaan BBM. Disisi lainnya, secara tidak langsung pemkab melegalklan aktifitas penyeledupan rokok gudang garam di Selat Akar kecamatan Merbau" tegas wakil ketua DPRD Mernati tersebut.
Menurut Taufik, apapun alasannya ulah APMS menjual BBM premium ke oknum pengusaha nakal tersebut sudah melanggara mekanisme dan aturan penyeluran BBM untuk masyarkat. Pemerintah melalui pihak pertamina sudah mengalokasikan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bukan malah sebaliknya untuk mendukung kepentingan prektek penyeludupan yang nota benenya melanggara UU. Untuk itu pemkab Meranti harus menindak tegas APMS terkait. Kalau memang benar terbukti, cabut izin usahanya. Soalnya, kalau kasus-kasua seperti ini dibiarkan berlarut-larut akan dihawatirkan akan semakin memperburuk kelangkaan stock premium. Kalah sekarang ini premium, bukan tidakmungkin akan mermbah ke bahan bakar lainnya.
Pernyataan senada juga diungkapkan H.Adil. Menurut Politisi Hanura Selatpanjang tersebut pemerintah telah menetapkan ketentuan dan mekanirms dalam penyaluran BBM untuk masyarakat. Aturan tersebut harus diiukti oleh APMS tanpa terkecuali. Untuk itu, ulah APMS yang menjual premium dalam partai besar sampai 20 drum dalam satu pekan, jelas-jelas sudah merupakan satu kesalahan. Apalagi bahan bakar tersebut disuplai untk mendukung aktifitas penyeludupan rokok gudang garam ke Malaysia. Ulah APMS ini tidak hanya melanggar aturan dan mekanisme penyaluran BBM, tapi juga sudah mengarah pada praktek spekulasi yang merugikan masyarakat. Konsekuensinya, pemkab Meranti harus menindak tegas APMS terkait, cabut izin APMSnya.
Panggil pihak APMS
Sementara itu camat Merbau Duriat kepada selatpanjangpost mengatakan pihaknya juga sudah ada mendapat laporan dari masyaraat terkait penjulan puluhan drum premium oleh PMS Is ke oknum pengusaha nakal Acin di Selat Akar. Untuk itu, dalam waktu dekat ini pemda kecamatan Merbau akan segara memanggil pihak APMS. "Kalau memang terbukti benar, kita akan laporkan ke Bupati Mernati. Bagaimanapun juga, pendistribusian premium itu ada mekanisme dan aturannya. Melanggar aturan, bisa dikenakan tindakan tegas termasuk pencabutan izin operasional APMS terkait. Meskipun demikian, persoalan ini harus didudukkan dulu kebenarnnya" tegas camat Merbau tersebut.
OPTIMALKAN PENGGUNAAN DANA BOS
RANGSANG BARAT - Mekanisme penyaluran dana anggaran biaya operasional sekolah (BOS), mulai tahun depan diubah. Tujuannya, agar tepat waktu, tepat jumlah dan tak ada penyelewengan dana. Sesuai dengan Peraturan menteri pendidikan nasional (Permendiknas) No.37 tahun 2010 dan Peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) No.13 tentang penggunaan dana BOS.
Dinas pendidikan kabupaten kepulauan Meranti melalui kepala bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Sukirno saat melaksanakan sosialisasi tentang pengunaan dana BOS di kecamatan Rangsang Barat, Senin (17/01) kemarin. Mengatakan, bahwasanya untuk tahun 2011 mekanisme dana BOS dianggarakan lansung ke kabupaten/kota.
“ Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dana BOS yang dikeluarkan dari APBN yang turun ke provinsi baru turun ke kabupaten/kota, mulai tahun 2011 dana bos melalui dana APBN lansung di turunkan ke kabupaten/kota,” ujarnya
Dalam mekanisme baru ini, sekolah diharapkan sudah memiliki perencanaan sejak awal untuk penggunaan dana BOS. Pelaksanaan penggunaannya juga harus dilaporkan secara transparan oleh manajemen BOS di daerah maupun di pusat. Terdapat tiga prinsip penyaluran dana BOS ke kabupaten/ kota. Pertama, terkait ketepatan. Transfer dana BOS harus satu waktu. Ini penting, karena BOS mengcover sekitar 70 persen biaya operasional sekolah.
“ Prinsip dasar penyaluran dana BOS 2011, yaitu harus tepat waktu, tepat jumlah dan tepat penggunaan. Untuk apa saja penggunaan BOS juga sudah ada petunjuk teknisnya,” katanya
Prinsip kedua, adalah tepat jumlah. Dana Bos harus dipastikan antara jumlah dana yang diterima harus sama dengan jumlah siswa di sekolah. Karena itu penting melakukan validitas di tingkat sekolah. Selain itu dana BOS harus berupa uang, bukan barang.
Prinsip ketiga, tepat penggunaan. Sekolah harus sejak awal sudah dapat merencanakan terhadap penggunaan dana BOS dengan prinsip transparansi dan akuntabel, serta dapat diumumkan secara berkala minimal tiga bulan sekali. BOS menjadi domain publik, tapi tidak setiap saat orang bisa menanyakan laporan BOS setiap saat.
Setiap tiga bulan sekolah wajib melaporkan pengeluaran dana BOS. Setelah itu, laporan pengeluaran tersebut ditempel di sekolah dan disampaikan ke managemen BOS baik di daerah dan pusat.
” Penyaluran dana BOS ditransfer ke kabupaten/kota diharapkan bisa menjadi proses pembelajaran anti korupsi dan meningkatkan kejujuran baik peserta didik maupun satuan pendidikan. Oleh karena itu, program BOS harus dijalankan dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dan good government,” katanya
Jumat, 07 Januari 2011
Pemkab Kep Meranti Siap Dukung Semua Pihak Dalam Tingkatkan Perekonomian Masyarakat
*Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Pemkab Meranti Dukung Penuh Peran Serta Semua Pihak
SELATPANJANG – Seluruh instansi vertikal yang berada di Kabupaten Kepulauan Meranti, diharapkan dapat mengoptimalkan dukungannya dalam berperan aktif meningkatkan dan memajukan pertumbuhan perekonomian daerah ini.Untuk itu Pemerintah Daerah, tetap berkomitmen dalam mendorong peran instansi terkait bagi kemajuan program tersebut.
Hal itu diungkapkan Asisten I Setdakab Kepulauan Meranti, H Fathur Rahman SH, kepada wartawan selatpanjang post Kamis (6/1) diruang kerjanya, usai memimpin rapat koordinasi dengan instansi Bea Cukai, Imigrasi dan Administratur Pelayaran (Adpel), di kantor Bupati Kepulauan Meranti, jalan dorak selatpanjang.
Dikatakannya, perencanaan program instansi vertikal dalam mendukung upaya peningkatan perekonomian daerah itu, dimaksudkan untuk memancing perhatian lebih dari Pemerintah Pusat terhadap kemajuan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Setidaknya, kita mampu menumbuhkan kesan positif pemerintah pusat, terhadap segala upaya pembangunan daerah yang dilakukan oleh jajaran Pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sehingga, tidak ada lagi konotasi negatif. Contohnya, seperti peredaran narkoba yang digeneralisasikan berasal dari Kepulauan Meranti ini,” kata Fathur Rahman.
Diungkapkannya, dalam hal ini Pemerintah Daerah tidak bermaksud untuk mendikte setiap tugas dan peran instansi vertikal pemerintah yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Namun dari sisi adanya keterkaitan tanggungjawab Pemkab, maka pemkab perlu terus mendorong peran instansi terkait, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” ujarnya.
Dalam rapat koordinasi itu pula, kata Fathur Rahman, pihaknya mengharapkan adanya peningkatan program lintas batas, melalui dukungan peran instansi yang terkait didalamnya.
“Kami mengharapkan adanya ruang dan kemudahan yang difasilitasi instansi terkait, dalam rangka pengembangan dan peningkatan perekonomian dari sektor kegiatan lintas batas di Kabupaten Kepulauan Meranti, sesuai dengan mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ungkapnya.
Pemkab Meranti Dukung Penuh Peran Serta Semua Pihak
SELATPANJANG – Seluruh instansi vertikal yang berada di Kabupaten Kepulauan Meranti, diharapkan dapat mengoptimalkan dukungannya dalam berperan aktif meningkatkan dan memajukan pertumbuhan perekonomian daerah ini.Untuk itu Pemerintah Daerah, tetap berkomitmen dalam mendorong peran instansi terkait bagi kemajuan program tersebut.
Hal itu diungkapkan Asisten I Setdakab Kepulauan Meranti, H Fathur Rahman SH, kepada wartawan selatpanjang post Kamis (6/1) diruang kerjanya, usai memimpin rapat koordinasi dengan instansi Bea Cukai, Imigrasi dan Administratur Pelayaran (Adpel), di kantor Bupati Kepulauan Meranti, jalan dorak selatpanjang.
Dikatakannya, perencanaan program instansi vertikal dalam mendukung upaya peningkatan perekonomian daerah itu, dimaksudkan untuk memancing perhatian lebih dari Pemerintah Pusat terhadap kemajuan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Setidaknya, kita mampu menumbuhkan kesan positif pemerintah pusat, terhadap segala upaya pembangunan daerah yang dilakukan oleh jajaran Pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sehingga, tidak ada lagi konotasi negatif. Contohnya, seperti peredaran narkoba yang digeneralisasikan berasal dari Kepulauan Meranti ini,” kata Fathur Rahman.
Diungkapkannya, dalam hal ini Pemerintah Daerah tidak bermaksud untuk mendikte setiap tugas dan peran instansi vertikal pemerintah yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Namun dari sisi adanya keterkaitan tanggungjawab Pemkab, maka pemkab perlu terus mendorong peran instansi terkait, sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” ujarnya.
Dalam rapat koordinasi itu pula, kata Fathur Rahman, pihaknya mengharapkan adanya peningkatan program lintas batas, melalui dukungan peran instansi yang terkait didalamnya.
“Kami mengharapkan adanya ruang dan kemudahan yang difasilitasi instansi terkait, dalam rangka pengembangan dan peningkatan perekonomian dari sektor kegiatan lintas batas di Kabupaten Kepulauan Meranti, sesuai dengan mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ungkapnya.
Kamis, 06 Januari 2011
MESKIPUN BARU PERTAMA KALI IKUTI KERJURDA BULU TANGKIS SE RIAU,SATU EMAS DUA PERUNGGU DI SABET ATLIT MERANTI
Pertama Kali Ikuti Kejurda
Atlit Bulu Tangkis Meranti Raih satu Emas dua Perunggu
SELATPANAJANG (SLP-POS)-Kejuaran daerah Bulu Tangkis tingkat Provinsi
Riau yang diselenggarakan selama 4 hari di Kota pekanbaru beberapa
waktu lalu yang yang berlangsung sejak tanggal 27-30 desember 2010,Dan diikuti oleh atlit bulu tangkis dari 12 Kabupaten/kota dr Riau,Meski peserta baru medali satu emas dua perunggu mampu di curi atlit dari meranti.
A”tlit Bulu tangkis Kabupaten kepulauan Meranti yang di kirim ke kejuaraan daerah bulu tangkis di pecan baru, ahirnya berhasil meraih satu emas dan dua perunggu, di mana pasangan Nasrudin dan Alex Candra yang turun di tingkat Taruna mampu meraih medali emas.Sementara medali lainya, yang juga di gondola atlit bulu tangkis meranti, di raih oleh pasangan ganda campuran.
Wakil Sekretaris Pengkab PBSI Kabupaten kepulauan Meranti, Efendi
Rustam S.Ag, kepada wartawan selatpanjang post Sabtu (1/1) ketika di konfirmasi mengatakan, keikutsertaan pemerintah Kabupaten Kepulauan meranti pada Kejurda Bulutangkis yangdiselenggarakan oleh Penda PBSI Riau di pekanbaru tersebut, merupakan
pertama kali.
“Alhamdulillah, dengan semangat juang yang tinggi para pemain dan official dan pelatih yang kita kirim dalam kejuaraan daerah bulu tangkis se propinsi riau, Meski pun kita adalah peserta paling baru, ternyata hasilnya tidak sia-sia,sebab atlit pebulutangkisan Meranti berhasil meraih 1emas dan 2 perunggu.Kita berharap kedepan prestasi ini dapat
ditingkatkan lagi minimal mampu mempertahankan gelar,” Ujar Efendi
Rustam S.Ag.
Dikatakannya, satu emas yang berhasil direbut pasangan Nasrudin dan
Alex Cabdra untuk tingkat taruna, sementara dua perunggu diraih untuk
pasangan ganda campuran Nasrudin daan Selpi serta pasangan Pauzi
dengan Amrot. Menjadi suatu kebanggan bagi pengurus PBSI Kabupaten
kepulauan meranti.
“Insya Allah kedepan kami akan melakukan pembinaan yang lebih matang
lagi terhadap atlet bulutangkis yang ada di meranti. Bila pembinaan
dilakukan secara terarah tidak mustahil akan melahirkan atlet yang
prestasi untuk masa mendatang.” Harap Efendi.
Diakui Efendi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PAN
kabupaten kepulauan Meranti, bahwa mulai sekarang PBSI Meranti akan
mempersiapkan para atlit untuk mengikuti Kejurda tahun 2011 yang akan
datang. Hal ini tentunya dengan meningkatkan lantian dan mendatangkan
pelatih yang berkwalitas.
“Alhamdulillah, sekarang ini PBSI Meranti juga sudah mengirimkan
wasit 3 orang untuk dilatih jadi wasit yang berkwalitas, ketiganya
berhasil lulus dengan baik, yakni Miwisman, Suwandi dan Riky Effendi.”
Paparnya.
Terkait keberhasilan kontingen pemkab meranti dalam mengikuti kejurda bulu tangkis se propinsiM.Jufri S.AgMSI, yang juga Wakil Ketua DPRD meranti, ketika dimintai tanggapanya pihaknya mengaku puas dan merasa bangga dengan prestasi yang raih paraatlit Meranti walaupun tidak semua memenangkan tingkat pertandingan
yang diperlombakan.
“Prestasi yang diraih diharapkabn menjadi motivasi bagi pengurus
untuk meningkatkan prestasi para atlet Meranti yang sampai saat
sekarang ini masih banyak tersebar yang belum terdata dan dibina
secara maksimal.” Kata jufri kepada selatpanjang post
Atlit Bulu Tangkis Meranti Raih satu Emas dua Perunggu
SELATPANAJANG (SLP-POS)-Kejuaran daerah Bulu Tangkis tingkat Provinsi
Riau yang diselenggarakan selama 4 hari di Kota pekanbaru beberapa
waktu lalu yang yang berlangsung sejak tanggal 27-30 desember 2010,Dan diikuti oleh atlit bulu tangkis dari 12 Kabupaten/kota dr Riau,Meski peserta baru medali satu emas dua perunggu mampu di curi atlit dari meranti.
A”tlit Bulu tangkis Kabupaten kepulauan Meranti yang di kirim ke kejuaraan daerah bulu tangkis di pecan baru, ahirnya berhasil meraih satu emas dan dua perunggu, di mana pasangan Nasrudin dan Alex Candra yang turun di tingkat Taruna mampu meraih medali emas.Sementara medali lainya, yang juga di gondola atlit bulu tangkis meranti, di raih oleh pasangan ganda campuran.
Wakil Sekretaris Pengkab PBSI Kabupaten kepulauan Meranti, Efendi
Rustam S.Ag, kepada wartawan selatpanjang post Sabtu (1/1) ketika di konfirmasi mengatakan, keikutsertaan pemerintah Kabupaten Kepulauan meranti pada Kejurda Bulutangkis yangdiselenggarakan oleh Penda PBSI Riau di pekanbaru tersebut, merupakan
pertama kali.
“Alhamdulillah, dengan semangat juang yang tinggi para pemain dan official dan pelatih yang kita kirim dalam kejuaraan daerah bulu tangkis se propinsi riau, Meski pun kita adalah peserta paling baru, ternyata hasilnya tidak sia-sia,sebab atlit pebulutangkisan Meranti berhasil meraih 1emas dan 2 perunggu.Kita berharap kedepan prestasi ini dapat
ditingkatkan lagi minimal mampu mempertahankan gelar,” Ujar Efendi
Rustam S.Ag.
Dikatakannya, satu emas yang berhasil direbut pasangan Nasrudin dan
Alex Cabdra untuk tingkat taruna, sementara dua perunggu diraih untuk
pasangan ganda campuran Nasrudin daan Selpi serta pasangan Pauzi
dengan Amrot. Menjadi suatu kebanggan bagi pengurus PBSI Kabupaten
kepulauan meranti.
“Insya Allah kedepan kami akan melakukan pembinaan yang lebih matang
lagi terhadap atlet bulutangkis yang ada di meranti. Bila pembinaan
dilakukan secara terarah tidak mustahil akan melahirkan atlet yang
prestasi untuk masa mendatang.” Harap Efendi.
Diakui Efendi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PAN
kabupaten kepulauan Meranti, bahwa mulai sekarang PBSI Meranti akan
mempersiapkan para atlit untuk mengikuti Kejurda tahun 2011 yang akan
datang. Hal ini tentunya dengan meningkatkan lantian dan mendatangkan
pelatih yang berkwalitas.
“Alhamdulillah, sekarang ini PBSI Meranti juga sudah mengirimkan
wasit 3 orang untuk dilatih jadi wasit yang berkwalitas, ketiganya
berhasil lulus dengan baik, yakni Miwisman, Suwandi dan Riky Effendi.”
Paparnya.
Terkait keberhasilan kontingen pemkab meranti dalam mengikuti kejurda bulu tangkis se propinsiM.Jufri S.AgMSI, yang juga Wakil Ketua DPRD meranti, ketika dimintai tanggapanya pihaknya mengaku puas dan merasa bangga dengan prestasi yang raih paraatlit Meranti walaupun tidak semua memenangkan tingkat pertandingan
yang diperlombakan.
“Prestasi yang diraih diharapkabn menjadi motivasi bagi pengurus
untuk meningkatkan prestasi para atlet Meranti yang sampai saat
sekarang ini masih banyak tersebar yang belum terdata dan dibina
secara maksimal.” Kata jufri kepada selatpanjang post
Senin, 03 Januari 2011
KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
AKAN TERBIT KORAN MINGGUAN SELATPANJANG POST MINGGU INI
Kamis, 30 Desember 2010
2 TAHUN SUDAH BERLALU.KABUPATEN PALING BONTOT DI RIAU ITU BERDIRI TEGAK
PERINGATI DUA TAHUN TERBENTUKNYA KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
Oleh : Helfandi,SE,M.Si
Walaupun Perda tentang hari jadi Kabupaten Kepulauan Meranti belum ada, namun pelaksanaan acara Memperingati 2 tahun Detik – detik Pengesahan RUU Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti yang bertepatan pada tanggal 19 Desember 2010 pukul 15.15 WIB di Taman Cik Puan Selatpanjang berlangsung meriah dan khidmat , yang dihadiri oleh para pejabat penting, tokoh – tokoh pejuang dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti . Sejarah telah mencatat bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini telah berusia 2 tahun . Dalam perjalanan perjuangan pemekaran kabupaten termuda di Propinsi Riau ini telah pernah dilakukan pada tahun 1957 , namun perjuangan saat itu belum berhasil .
Akan tetapi semangat perjuangan itu tidak pernah surut , dan dilakukan kembali oleh generasi berikutnya , tepat pada tahun 2008 melalui sidang paripurna DPR RI di Gedung Senayan Jakarta pada tanggal 19 Desember 2008 pukul 15.15. WIB yang lalu , baru impian masyarakat dan para pejuang terwujud sehingga lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti dengan beribukota di Selatpanjang .
Selanjutnya Pembentukan Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi sebuah Undang – Undang yaitu UU No. 12 Tahun 2009 . Dan tepat pada bulan Mei 2009 Kabupaten Kepulauan Meranti diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta dengan Penjabat Bupatinya Drs.H. Syamsuar,M.Si. Selanjutynya berdasarkan hasil Pemilu Kada Kabupaten Kepulauan Meranti , tepat pada hari Jumat tanggal 30 Juli 2010 Gubernur Riau ( H.M. Rusli Zainal ) atasnama Presiden RI melantik Drs. Irwan, M. Si sebagai Bupati dan Drs.H. Masrul Kasmy,M.Si Wakil Bupati Kepulauan Meranti masa Jabatan 2010-2015 yang merupakan Kepala Daerah / Wakil Kepala Daerah defenitif pertama.
Apabila kita mereview kebelakang dan mendengar serta melihat langsung perjuangan yang dilakukan oleh para pejuang yang notabenenya dapat dikatakan sebagai pelaku sejarah , bahwa pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan perjuangan yang panjang , bukan dengan cara yang mudah, banyak yang dikorbankan , mulai dari harta , pendanaan /uang , waktu yang panjang , tenaga , pikiran dan bukan tidak ada yang mempertaruhkan , jabatan dan pekerjaan sehingga ianya lahir menjadi sebuah kabupaten. Dan ianya lahir ibarat seorang bayi , butuh dokter dan bidan yang banyak sampai generasi ke 4 ( pejuang sekarang ) baru bayi itu melahirkan yang tidak prematur . Bayi itu sudah besar dikandungan , sehingga begitu lahir dan dia bisa berjalan sendiri tanpa harus ditatih -tatih. Begitu juga dengan Kabupaten Kepulauan Meranti yang saat ini , bahwa dengan didukung dengan Sumber Daya Alam yang belum dimanfaatkan secara optimal dan didukung dengan Sumber Daya Manusia Putra - Putri Kepulauan Meranti di berbagai Instansi Pemerintah , kalangan akademisi yang berpengalaman di dalam dan diluar Provinsi Riau , kita harus yakin dan percaya bahwa kita sudah bisa berjalan sendiri dan bisa membangun Kabupaten ini dengan sekuat tenaga agar tidak tidak terjadi ketertinggalan disegala bidang setelah kita menjadi daerah otonom baru.
Seperti kata mutiara Tiongkok " Keputusan tepat datang setelah pengalaman yang berasal dari keputusan tidak tepat " . Dapat kita simpulkan bahwa , tidak penting berapa kali kita dulu gagal atau berapa kali kita jatuh dalam perjuangan . Tetapi yang terpenting adalah berbuat sekarang dan mengambil manfaat dari setiap kegagalan yang menimpa sebelumnya dalam perjuangan Kepulauan Meranti . Kegagalan masa lalu adalah harta karun yang mengandung hikmah dan kekuatan.Kita harus belajar dari setiap kegagalan yang pernah dialami oleh pejuang terdahulu . Jangan jadikan kegagalan seperti papan yang tertulis kata "berhenti" . Mulailah melakukan dengan perbuatan dan aksi.
Setidaknya masyarakat Kepulauan Meranti dan umumnya Riau saat ini bisa melihat capaian 2 tahun Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal pendanaan Pembangunan Daerah , dimana pada tahun 2010 saja APBD murni saja 300 ratusan miliar , setelah Perubahan APBD 2010 sekitar 400 ratusan miliar , dan pada RAPBD TA 2011 ditargetkan mencapai angka 800- 950 ratusan miliar. Program pembangunan yang dilaksanakan oleh duet BERIRAMA ini pada umumnya mendapat respon positif bagi masyarakat yaitu Program Merangkai Pulau yang bertujuan untuk membuka keterisolasian daerah , dengan terbuka isolasi daerah diberbagai pulau maka nantinya ekonomi masyarakat akan terangkat dan berkembang , jika ekonomi masyarakat sudah terangkat dari keterpurukan otomatis masyarakat akan menuju kesejahteraan.
Banyak harapan masyarakat terhadap duet kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Defenitif Pertama ini untuk Kabupaten Kepulauan Meranti , berharap agar maju dan berkembang kedepan setelah pemekaran ini. Beberapa pihak banyak memprediksi dan menduga jika Kepulauan Meranti dipisahkan dari Kabupaten Induk ( Bengkalis ) APBDnya tidak seberapa , pembangunan akan berjalan ditempat , masyarakat akan mengalami kemiskinan dan akan kelaparan tetap makan sagu .
Sangkaan beberapa pihak tertentu itu merupakan cambuk, motivasi bagi Pemda dan masyarakat Kepulauan Meranti kedepan agar daerah yang baru dimekarkan ini tidak mengalami mimpi buruk tersebut. Seperti yang dikatakan oleh Dr. Ibrahim Al- fiqqi ( Seorang Motivator Internasional / ahli ilmu saraf / ilmu psiko - sugesti , doktor dalam ilmu metafisika dan juga pendiri ilmu energi manusia ) bahwa Motivasi adalah motor penggerak perinanlaku manusia . Ketika kita memiliki motivasi dan dorongan psikis , kita mempunya semangat dan kekuatan lebih dari kesadaran kita akan lebih baik , sebaliknya jika keyakinan minim , maka kita tidak mempunyai kekuatan . Begitu pula semangat seluruh stakeholders yang ada dinegeri ini , untuk mengisi pembangu Kabupaten Kepulauan Meranti perlu dorongan dan keyakinan yang kuat bahwa kita pasti bisa , seperti dalam QS. Ar- Raad : 11 ( Allah tidak akan mengubah nasib / keadaan suatu kaum , kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya "
RATUSAN PETANI SAGU TERANCAM MUSNAH DARI WILAYAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
Rumbia atau disebut juga (pohon) sagu adalah nama sejenis palm penghasil pati sagu. Nama-nama lainnya di pelbagai daerah di Sumatra dan Sulawesi adalah rumbieu, rembie, rembi, rembiau, rambia, hambia, humbia, lumbia, rombia, rumpia. Juga ripia, lipia, lepia, lapia, lapaia, hula atau huda (pada berbagai bahasa di Maluku); ambulung, bulung, bulu, tembulu dan lain-lain.Dalam aneka bahasa asing dikenal sebagai sagu (Vietnam), sakhu (Thailand), sa:khu’u (Laos), dan Sago Palm (Ingg.). Sementara nama ilmiahnya adalah Metroxylon sagu.
Pertumbuhan Pohon Rumbia berkembang melalui beranak , ia berkembang seperti anak pisang dan rumbia juga berbunga serta berbuah (monocarpic).Karangan bunga bentuk tongkol, panjang hingga 5 m. Berumah satu (monoesis), bunga rumbia berbau kurang enak.Ekologi dan penyebaran Rumbia menyukai tumbuh di rawa-rawa air tawar, aliran sungai dan tanah bencah lainnya, di lingkungan hutan-hutan dataran rendah sampai pada ketinggian sekitar 700 m dpl.Pada wilayah-wilayah yang sesuai, rumbia dapat membentuk kebun atau hutan sagu yang luas.Diperkirakan berasal dari Maluku dan Papua, sejak lama rumbia telah menyebar ke seluruh kepulauan Nusantara, yakni pulau-pulau Sunda Besar, Sumatra, Semenanjung Malaya, dan tak terkecuali di Filipina.
Daun dari pohon yang muda dipanen untuk membuat atap. Dari empulur batangnya dihasilkan tepung sagu, yang merupakan sumber karbohidrat penting bagi warga kepulauan di bagian timur Nusantara. Berbagai jenis makanan pokok dan kue-kue yang dapat dibuat orang dari tepung sagu ini. Sagu dipanen tatkala kuncup bunga (mayang) telah keluar, namun belum mekar sepenuhnya. Umur panenan ini bervariasi menurut jenis kultivarnya, yang tercepat kira-kira pada usia 6 - 8 tahun sudah bisa dipanen ( ditebang untuk dijadikan sagu ) .Daun tua dari pohon yang masih muda merupakan bahan atap yang baik; Umbutnya, dan juga buahnya yang seperti salak, dimakan orang. Buah ini memiliki rasa kelat manis , sehingga untuk menghilangkan kelatnya itu , maka buah rumbia bisa direndam dulu beberapa hari sebelum dikonsumsi.
Khusus di Kepulauan Meranti Provinsi Riau pada masa lalu dan bahkan sampai saat ini rumbia dibudidayakan oleh masyarakat sebagai sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat , dan saat ini bisa dikatakan potensi unggulan daerah selain dari karet dan kelapa .Diwilayah Kabupaten Kepulauan Meranti potensi daerah penghasil sagu adalah Pulau Tebing Tinggi ( Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing TInggi Barat ) , dan Pulau Padang & Pulau Merbau ( Kecamatan Merbau ) . Ditambah lagi di Pulau Rangsang dan Pulau Topang . Tapi yang lebih Dominan Penghasil Sagu itu berada di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Merbau . Untuk membudidayakan rumbia sebagai penghasilan utama masyarakat dapat dikalkulasikan bahwa 1 ( satu ) hektar ) oleh petani bisa ditanam 140 batang / pohon jika sampai usia panin 8 tahun bisa mencapai 200 - 250 batang / pohon karena dia beranak / berkembang terus dan menyebar keseluruh tanah garapan . Pada usia 1- 5 tahun perawatan dilakukan minimal 1 tahun 2 kali untuk melakukan pembersihan , jika ada yang mati perlu dilakukan penyisipan (penanaman kembali ) abot ( anak rumbia ) . Jika sudah melebihi 5 tahun ( sudah punggung gajah ) kemungkinan mati bisa diminimalisir karena sudah jauh dari gangguan hama ( buak ) dan binatang seperti babi dapat menggali anak rumbia dan kera yang bisa memakan umbut anak rumbia . Perkebunan Rumbia ini juga harus ada hutan penyanggah yang berfungsi sebagai resapan air , karena tanaman rumbia tidak bisa ditanah yang kering.
Dari segi keuntungan atau nilai ekonomis saat ini saja , harga batang sagu rumbia panjang 8-9 meter berkisar 280 ribu hingga 300 ribu perbatang jika x 200 batang / perherktar = Rp. 60 juta perhektar selama 8 tahun , pada tahun ke 9 kita bisa memanen lagi setahun bisa 2 kali dengan tebang pilih kita masih bisa mendapat kisaran keuntungan yang sama . Agar pertumbuhan rumbia sagu tetap subu dan bersagu atau menegeluarkan batang /pohon yang banyak , maka petani biasanya akan memanen pada tahun ke 11 , pada tahun ke 11 ini 1 hektar bisa mencapai 350 batang , karena pertumbuhan anak rumbia akan merata pada lahan garapan tersebut. Bisa kita hitung sendiri berapa keuntungan yang kita dapat , andaikata masyarakat memiliki 10 hektar kebun Rumbia ( Sagu ) bisa dinikmati hasilnya sampai keanak cucu.
Dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai pusat kawasan salah satu kota niaga terpenting di Indonesia , Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti beserta stakeholder yang ada salah satunya akan lebih baik memanfaatkan potensi produk unggulan negeri melalui pengembangan industri hilir sagu dan penambahan lahan perkebunan sagu untuk masyarakat . Dapat kita lihat selama ini , bahan baku yang ada seperti sagu basah dan sagu kering produk Kabupaten Kepulauan Meranti banyak diexpor ke Pulau Jawa dan Negara Tetangga Malaysia
Oleh : Helfandi,SE,M.Si
Walaupun Perda tentang hari jadi Kabupaten Kepulauan Meranti belum ada, namun pelaksanaan acara Memperingati 2 tahun Detik – detik Pengesahan RUU Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti yang bertepatan pada tanggal 19 Desember 2010 pukul 15.15 WIB di Taman Cik Puan Selatpanjang berlangsung meriah dan khidmat , yang dihadiri oleh para pejabat penting, tokoh – tokoh pejuang dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti . Sejarah telah mencatat bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti saat ini telah berusia 2 tahun . Dalam perjalanan perjuangan pemekaran kabupaten termuda di Propinsi Riau ini telah pernah dilakukan pada tahun 1957 , namun perjuangan saat itu belum berhasil .
Akan tetapi semangat perjuangan itu tidak pernah surut , dan dilakukan kembali oleh generasi berikutnya , tepat pada tahun 2008 melalui sidang paripurna DPR RI di Gedung Senayan Jakarta pada tanggal 19 Desember 2008 pukul 15.15. WIB yang lalu , baru impian masyarakat dan para pejuang terwujud sehingga lahirnya Kabupaten Kepulauan Meranti dengan beribukota di Selatpanjang .
Selanjutnya Pembentukan Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi sebuah Undang – Undang yaitu UU No. 12 Tahun 2009 . Dan tepat pada bulan Mei 2009 Kabupaten Kepulauan Meranti diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta dengan Penjabat Bupatinya Drs.H. Syamsuar,M.Si. Selanjutynya berdasarkan hasil Pemilu Kada Kabupaten Kepulauan Meranti , tepat pada hari Jumat tanggal 30 Juli 2010 Gubernur Riau ( H.M. Rusli Zainal ) atasnama Presiden RI melantik Drs. Irwan, M. Si sebagai Bupati dan Drs.H. Masrul Kasmy,M.Si Wakil Bupati Kepulauan Meranti masa Jabatan 2010-2015 yang merupakan Kepala Daerah / Wakil Kepala Daerah defenitif pertama.
Apabila kita mereview kebelakang dan mendengar serta melihat langsung perjuangan yang dilakukan oleh para pejuang yang notabenenya dapat dikatakan sebagai pelaku sejarah , bahwa pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan perjuangan yang panjang , bukan dengan cara yang mudah, banyak yang dikorbankan , mulai dari harta , pendanaan /uang , waktu yang panjang , tenaga , pikiran dan bukan tidak ada yang mempertaruhkan , jabatan dan pekerjaan sehingga ianya lahir menjadi sebuah kabupaten. Dan ianya lahir ibarat seorang bayi , butuh dokter dan bidan yang banyak sampai generasi ke 4 ( pejuang sekarang ) baru bayi itu melahirkan yang tidak prematur . Bayi itu sudah besar dikandungan , sehingga begitu lahir dan dia bisa berjalan sendiri tanpa harus ditatih -tatih. Begitu juga dengan Kabupaten Kepulauan Meranti yang saat ini , bahwa dengan didukung dengan Sumber Daya Alam yang belum dimanfaatkan secara optimal dan didukung dengan Sumber Daya Manusia Putra - Putri Kepulauan Meranti di berbagai Instansi Pemerintah , kalangan akademisi yang berpengalaman di dalam dan diluar Provinsi Riau , kita harus yakin dan percaya bahwa kita sudah bisa berjalan sendiri dan bisa membangun Kabupaten ini dengan sekuat tenaga agar tidak tidak terjadi ketertinggalan disegala bidang setelah kita menjadi daerah otonom baru.
Seperti kata mutiara Tiongkok " Keputusan tepat datang setelah pengalaman yang berasal dari keputusan tidak tepat " . Dapat kita simpulkan bahwa , tidak penting berapa kali kita dulu gagal atau berapa kali kita jatuh dalam perjuangan . Tetapi yang terpenting adalah berbuat sekarang dan mengambil manfaat dari setiap kegagalan yang menimpa sebelumnya dalam perjuangan Kepulauan Meranti . Kegagalan masa lalu adalah harta karun yang mengandung hikmah dan kekuatan.Kita harus belajar dari setiap kegagalan yang pernah dialami oleh pejuang terdahulu . Jangan jadikan kegagalan seperti papan yang tertulis kata "berhenti" . Mulailah melakukan dengan perbuatan dan aksi.
Setidaknya masyarakat Kepulauan Meranti dan umumnya Riau saat ini bisa melihat capaian 2 tahun Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal pendanaan Pembangunan Daerah , dimana pada tahun 2010 saja APBD murni saja 300 ratusan miliar , setelah Perubahan APBD 2010 sekitar 400 ratusan miliar , dan pada RAPBD TA 2011 ditargetkan mencapai angka 800- 950 ratusan miliar. Program pembangunan yang dilaksanakan oleh duet BERIRAMA ini pada umumnya mendapat respon positif bagi masyarakat yaitu Program Merangkai Pulau yang bertujuan untuk membuka keterisolasian daerah , dengan terbuka isolasi daerah diberbagai pulau maka nantinya ekonomi masyarakat akan terangkat dan berkembang , jika ekonomi masyarakat sudah terangkat dari keterpurukan otomatis masyarakat akan menuju kesejahteraan.
Banyak harapan masyarakat terhadap duet kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Defenitif Pertama ini untuk Kabupaten Kepulauan Meranti , berharap agar maju dan berkembang kedepan setelah pemekaran ini. Beberapa pihak banyak memprediksi dan menduga jika Kepulauan Meranti dipisahkan dari Kabupaten Induk ( Bengkalis ) APBDnya tidak seberapa , pembangunan akan berjalan ditempat , masyarakat akan mengalami kemiskinan dan akan kelaparan tetap makan sagu .
Sangkaan beberapa pihak tertentu itu merupakan cambuk, motivasi bagi Pemda dan masyarakat Kepulauan Meranti kedepan agar daerah yang baru dimekarkan ini tidak mengalami mimpi buruk tersebut. Seperti yang dikatakan oleh Dr. Ibrahim Al- fiqqi ( Seorang Motivator Internasional / ahli ilmu saraf / ilmu psiko - sugesti , doktor dalam ilmu metafisika dan juga pendiri ilmu energi manusia ) bahwa Motivasi adalah motor penggerak perinanlaku manusia . Ketika kita memiliki motivasi dan dorongan psikis , kita mempunya semangat dan kekuatan lebih dari kesadaran kita akan lebih baik , sebaliknya jika keyakinan minim , maka kita tidak mempunyai kekuatan . Begitu pula semangat seluruh stakeholders yang ada dinegeri ini , untuk mengisi pembangu Kabupaten Kepulauan Meranti perlu dorongan dan keyakinan yang kuat bahwa kita pasti bisa , seperti dalam QS. Ar- Raad : 11 ( Allah tidak akan mengubah nasib / keadaan suatu kaum , kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya "
RATUSAN PETANI SAGU TERANCAM MUSNAH DARI WILAYAH KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
Rumbia atau disebut juga (pohon) sagu adalah nama sejenis palm penghasil pati sagu. Nama-nama lainnya di pelbagai daerah di Sumatra dan Sulawesi adalah rumbieu, rembie, rembi, rembiau, rambia, hambia, humbia, lumbia, rombia, rumpia. Juga ripia, lipia, lepia, lapia, lapaia, hula atau huda (pada berbagai bahasa di Maluku); ambulung, bulung, bulu, tembulu dan lain-lain.Dalam aneka bahasa asing dikenal sebagai sagu (Vietnam), sakhu (Thailand), sa:khu’u (Laos), dan Sago Palm (Ingg.). Sementara nama ilmiahnya adalah Metroxylon sagu.
Pertumbuhan Pohon Rumbia berkembang melalui beranak , ia berkembang seperti anak pisang dan rumbia juga berbunga serta berbuah (monocarpic).Karangan bunga bentuk tongkol, panjang hingga 5 m. Berumah satu (monoesis), bunga rumbia berbau kurang enak.Ekologi dan penyebaran Rumbia menyukai tumbuh di rawa-rawa air tawar, aliran sungai dan tanah bencah lainnya, di lingkungan hutan-hutan dataran rendah sampai pada ketinggian sekitar 700 m dpl.Pada wilayah-wilayah yang sesuai, rumbia dapat membentuk kebun atau hutan sagu yang luas.Diperkirakan berasal dari Maluku dan Papua, sejak lama rumbia telah menyebar ke seluruh kepulauan Nusantara, yakni pulau-pulau Sunda Besar, Sumatra, Semenanjung Malaya, dan tak terkecuali di Filipina.
Daun dari pohon yang muda dipanen untuk membuat atap. Dari empulur batangnya dihasilkan tepung sagu, yang merupakan sumber karbohidrat penting bagi warga kepulauan di bagian timur Nusantara. Berbagai jenis makanan pokok dan kue-kue yang dapat dibuat orang dari tepung sagu ini. Sagu dipanen tatkala kuncup bunga (mayang) telah keluar, namun belum mekar sepenuhnya. Umur panenan ini bervariasi menurut jenis kultivarnya, yang tercepat kira-kira pada usia 6 - 8 tahun sudah bisa dipanen ( ditebang untuk dijadikan sagu ) .Daun tua dari pohon yang masih muda merupakan bahan atap yang baik; Umbutnya, dan juga buahnya yang seperti salak, dimakan orang. Buah ini memiliki rasa kelat manis , sehingga untuk menghilangkan kelatnya itu , maka buah rumbia bisa direndam dulu beberapa hari sebelum dikonsumsi.
Khusus di Kepulauan Meranti Provinsi Riau pada masa lalu dan bahkan sampai saat ini rumbia dibudidayakan oleh masyarakat sebagai sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat , dan saat ini bisa dikatakan potensi unggulan daerah selain dari karet dan kelapa .Diwilayah Kabupaten Kepulauan Meranti potensi daerah penghasil sagu adalah Pulau Tebing Tinggi ( Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing TInggi Barat ) , dan Pulau Padang & Pulau Merbau ( Kecamatan Merbau ) . Ditambah lagi di Pulau Rangsang dan Pulau Topang . Tapi yang lebih Dominan Penghasil Sagu itu berada di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Merbau . Untuk membudidayakan rumbia sebagai penghasilan utama masyarakat dapat dikalkulasikan bahwa 1 ( satu ) hektar ) oleh petani bisa ditanam 140 batang / pohon jika sampai usia panin 8 tahun bisa mencapai 200 - 250 batang / pohon karena dia beranak / berkembang terus dan menyebar keseluruh tanah garapan . Pada usia 1- 5 tahun perawatan dilakukan minimal 1 tahun 2 kali untuk melakukan pembersihan , jika ada yang mati perlu dilakukan penyisipan (penanaman kembali ) abot ( anak rumbia ) . Jika sudah melebihi 5 tahun ( sudah punggung gajah ) kemungkinan mati bisa diminimalisir karena sudah jauh dari gangguan hama ( buak ) dan binatang seperti babi dapat menggali anak rumbia dan kera yang bisa memakan umbut anak rumbia . Perkebunan Rumbia ini juga harus ada hutan penyanggah yang berfungsi sebagai resapan air , karena tanaman rumbia tidak bisa ditanah yang kering.
Dari segi keuntungan atau nilai ekonomis saat ini saja , harga batang sagu rumbia panjang 8-9 meter berkisar 280 ribu hingga 300 ribu perbatang jika x 200 batang / perherktar = Rp. 60 juta perhektar selama 8 tahun , pada tahun ke 9 kita bisa memanen lagi setahun bisa 2 kali dengan tebang pilih kita masih bisa mendapat kisaran keuntungan yang sama . Agar pertumbuhan rumbia sagu tetap subu dan bersagu atau menegeluarkan batang /pohon yang banyak , maka petani biasanya akan memanen pada tahun ke 11 , pada tahun ke 11 ini 1 hektar bisa mencapai 350 batang , karena pertumbuhan anak rumbia akan merata pada lahan garapan tersebut. Bisa kita hitung sendiri berapa keuntungan yang kita dapat , andaikata masyarakat memiliki 10 hektar kebun Rumbia ( Sagu ) bisa dinikmati hasilnya sampai keanak cucu.
Dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai pusat kawasan salah satu kota niaga terpenting di Indonesia , Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti beserta stakeholder yang ada salah satunya akan lebih baik memanfaatkan potensi produk unggulan negeri melalui pengembangan industri hilir sagu dan penambahan lahan perkebunan sagu untuk masyarakat . Dapat kita lihat selama ini , bahan baku yang ada seperti sagu basah dan sagu kering produk Kabupaten Kepulauan Meranti banyak diexpor ke Pulau Jawa dan Negara Tetangga Malaysia
Langganan:
Postingan (Atom)